Dan demi pertalian bapak dan anaknya, demi Adam dan anak cucunya. Manusia dengan kehendak Allah mengalami siklus dari kanak-kanak menuju dewasa, berkeluarga, beranak pinak, dan berakhir dengan kematian. Inilah fenomena kehidupan yang perlu direnungi.
Tafsir Al-Balad Ayat 3
3
وَوَالِدٍ وَّمَا وَلَدَۙ
wa wâlidiw wa mâ walad
(Aku juga bersumpah) demi bapak dan anaknya,
Tafsir Ringkas Surat Al-Balad Ayat 3
Tafsir Tahlili Surat Al-Balad Ayat 3
Allah bersumpah dengan seorang ayah, yaitu Ibrahim, dan anaknya, yaitu Ismail yang nanti menurunkan Nabi Muhammad. Dengan demikian, Allah bersumpah dengan nenek moyang Nabi Muhammad setelah sebelumnya Allah bersumpah dengan beliau dan kota kelahiran beliau, yang menunjukkan pertalian kedua nabi tersebut. Ada pula yang menafsirkan “ayah” dengan Adam yang merupakan ayah umat manusia dan anak cucunya yang lahir sesudah itu siapa saja.
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI