Demi malam yang sepuluh, yaitu sepuluh hari pertama bulan Zulhijah. Mereka yang beramal saleh pada hari-hari tersebut akan mendapat pahala yang sangat agung.
Tafsir Al-Fajr Ayat 2
2
وَلَيَالٍ عَشْرٍۙ
wa layâlin ‘asyr
demi malam yang sepuluh,
Tafsir Ringkas Surat Al-Fajr Ayat 2
Tafsir Tahlili Surat Al-Fajr Ayat 2
Berikutnya Allah bersumpah dengan “malam yang sepuluh”. Yang dimaksud adalah sepuluh hari pertama bulan Zulhijah, yang merupakan hari-hari yang sangat dimuliakan beramal pada hari-hari tersebut, sebagaimana diinformasikan hadis berikut:
مَا مِنْ أَيَّامٍ اَلْعَمَلُ الصَّالِحُ أَحَبُّ اِلَى اللّٰهِ فِيْهِنَّ ِمنْ هَذِهِ الأيَّامِ. (رواه البخاري عن ابن عباس)
Tidak ada hari apa pun berbuat baik lebih dicintai Allah padanya daripada hari-hari ini. (Riwayat al-Bukhārī dari Ibnu ‘Abbās)
Akan tetapi, ada yang berpendapat bahwa yang dimaksud adalah sepuluh hari pertama bulan Muharram, atau sepuluh hari pertama bulan Ramadan, atau sepuluh hari pertama setiap bulan.
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI