Orang-orang yang beriman itu mendapat karunia dan nikmat saat di surga, dan di sekeliling mereka ada bidadari-bidadari yang cantik jelita dan bermata jeli.
Tafsir Al-Waqi'ah Ayat 22
وَحُوْرٌ عِيْنٌۙ
wa ḫûrun ‘în
Ada bidadari yang bermata indah
Tafsir Ringkas Surat Al-Waqi'ah Ayat 22
Tafsir Tahlili Surat Al-Waqi'ah Ayat 22
Ayat ini mengungkapkan, di dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang bermata jeli laksana mutiara yang tersimpan baik. Bidadari bagaikan mutiara yang belum tersentuh tangan dan bersih dari debu sangat cantik dan memesona. Pada umumnya para mufasir menafsirkan ayat ini bahwa yang dimaksud dengan ḥawariyyūn adalah perempuan yang putih, matanya sangat jelas warna putih dan hitamnya. Firman Allah:
حُوْرٌ مَّقْصُوْرٰتٌ فِى الْخِيَامِۚ ٧٢ فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِۚ ٧٣ لَمْ يَطْمِثْهُنَّ اِنْسٌ قَبْلَهُمْ وَلَا جَاۤنٌّۚ ٧٤
Bidadari-bidadari yang dipelihara di dalam kemah-kemah. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan? Mereka tidak pernah disentuh oleh manusia maupun oleh jin sebelumnya. (ar-Raḥmān/55: 72-74)
Firman Allah dalam ayat lain:
مُتَّكِـِٕيْنَ عَلٰى سُرُرٍ مَّصْفُوْفَةٍۚ وَزَوَّجْنٰهُمْ بِحُوْرٍ عِيْنٍ ٢٠
Mereka bersandar di atas dipan-dipan yang tersusun dan Kami berikan kepada mereka pasangan bidadari yang bermata indah. (aṭ-Ṭur/52: 20)