Allah juga memilih mereka sebagai satu keturunan yang suci, yang sebagiannya adalah pewaris dari sebagian yang lain berupa kesucian, kemuliaan, dan kebaikan. Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui. Ini sebagai isyarat bahwa ketokohan mereka didasarkan atas ilmu Allah yang sempurna, sehingga mereka layak didengar ucapannya dan diteladani perilakunya.
Tafsir Ali 'Imran Ayat 34
34
ذُرِّيَّةً ۢ بَعْضُهَا مِنْۢ بَعْضٍۗ وَاللّٰهُ سَمِيْعٌ عَلِيْمٌۚ
dzurriyyatam ba‘dluhâ mim ba‘dl, wallâhu samî‘un ‘alîm
(Mereka adalah) satu keturunan, sebagiannya adalah (keturunan) dari sebagian yang lain. Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
Tafsir Ringkas Surat Ali 'Imran Ayat 34
Tafsir Tahlili Surat Ali 'Imran Ayat 34
Kedua keluarga - keluarga Ibrahim dan keluarga Imran adalah satu keturunan yang bercabang-cabang menjadi beberapa keturun-an [44]. Keturunan Ibrahim ialah “Ismail dan Ishak.” Ibrahim sendiri adalah turunan Nabi Nuh, dan Nabi Nuh berasal dari Nabi Adam. Keluarga Imran yaitu Musa, Harun, 'Isa dan ibunya adalah cucu-cucu Nabi Ibrahim.
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI