Setelah Nabi Yunus beberapa lama berada di dalam perut ikan dalam kondisi gelap, sempit, dan sesak nafas, kemudian Kami keluarkan dan lemparkan dia ke daratan yang tandus tanpa pepohonan di sana, sedang dia dalam keadaan sakit dan tidak berdaya.
Tafsir As-Saffat Ayat 145
145
فَنَبَذْنٰهُ بِالْعَرَاۤءِ وَهُوَ سَقِيْمٌۚ
fa nabadznâhu bil-‘arâ'i wa huwa saqîm
Kami kemudian melemparkannya (dari mulut ikan) ke daratan yang tandus, sedang dia dalam keadaan sakit.
Tafsir Ringkas Surat As-Saffat Ayat 145
Tafsir Tahlili Surat As-Saffat Ayat 145
Setelah satu, atau tiga, atau beberapa hari, menurut beberapa pendapat, Nabi Yunus berada di dalam perut ikan besar itu, Allah memerintahkan ikan tersebut memuntahkannya ke suatu daerah tandus tidak ditumbuhi tanaman apa pun. Karena beberapa saat berada di dalam perut ikan, kondisi Nabi Yunus lemah sekali. Untuk menyelamatkannya dari terpaan panas matahari, Allah menumbuhkan pohon yaqṭīn (sejenis labu) di sampingnya. Daun pohon itu melindunginya dan buahnya jadi makanannya.
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI