Dan sungguh, kami benar-benar terus bertasbih, menyucikan dan mengagungkan asma-Nya dari sifat-sifat yang tidak layak bagi-Nya.
Tafsir As-Saffat Ayat 166
166
وَاِنَّا لَنَحْنُ الْمُسَبِّحُوْنَ
wa innâ lanaḫnul-musabbiḫûn
Sesungguhnya kamilah yang benar-benar terus bertasbih (kepada Allah).”
Tafsir Ringkas Surat As-Saffat Ayat 166
Tafsir Tahlili Surat As-Saffat Ayat 166
Kemudian Allah menjelaskan perilaku malaikat bahwa mereka selalu bertasbih kepada-Nya. Bertasbih adalah mensucikan Allah dari sifat-sifat yang tidak layak bagi-Nya, baik berupa sifat-sifat kekurangan, seperti lemah, mengantuk, perlu pembantu/anak dan sebagainya atau sifat-sifat tercela seperti pemarah, zalim, dan sebagainya. Bertasbih itu tidak cukup hanya dengan ucapan, dengan membaca subḥānallāh, tetapi perlu diiringi dengan perbuatan. Contoh tasbih yang sempurna adalah apa yang dikerjakan malaikat, dimana mereka tidak hanya terus menerus memuji Allah tetapi juga melaksanakan sepenuhnya perintah-perintah-Nya.
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI