Ayat ini memerintahkan kepada Nabi Muhammad dan umatnya bahwa jika orang-orang kafir dan munafik itu tidak juga mau beriman setelah didatangkan kepada mereka petunjuk, katakanlah kepada mereka, “Cukuplah Allah bagiku, dan Dia akan menolongku, tidak ada Tuhan yang lain yang disembah, selain Dia, hanya kepada-Nya-lah aku bertawakal dan menyerahkan diri, dan hanya Dialah yang mengatur dan mengurus alam semesta, Dia memiliki ‘Arasy yang Agung.”
Diriwayatkan dari Zaid bin Ṡabit yang ditugaskan oleh ‘Umar ra untuk mengumpulkan Al-Qur′an yang masih belum terkumpul di masa Abu Bakar, bahwa Zaid berkata, “...Hingga aku memperoleh dua ayat terakhir dari Surah at-Taubah pada catatan Khuzaimah bin Ṡabit al-Anṣari, aku tidak memperolehnya sebelumnya dari seorang pun, sedang kedua ayat itu dihafal dan dikenal oleh orang banyak.” (Riwayat al-Bukhārī, at-Tirmiżi, an-Nasā’i dan perawi-perawi yang lain).