Dan demi atap,yaitu langit, yang ditinggikan dan kukuh tanpa tiang penyangga,
Tafsir At-Tur Ayat 5
وَالسَّقْفِ الْمَرْفُوْعِۙ
was-saqfil-marfû‘
demi atap yang ditinggikan (langit),
Tafsir Ringkas Surat At-Tur Ayat 5
Tafsir Tahlili Surat At-Tur Ayat 5
Dalam ayat ini Allah swt bersumpah dengan atap yang ditinggikan (langit) yaitu alam tinggi yang mempunyai beberapa matahari, beberapa bulan, bintang-bintang tetap, dan bintang-bintang beredar. Di sana juga terletak ‘Arsy dan kursi-Nya; demikian juga malaikat-malaikat-Nya (yang tidak pernah menolak perintah Allah swt dan selalu patuh terhadap apa yang Allah perintahkan kepada mereka). Di sana juga ada benda-benda alam yang tak terhitung banyaknya hanya Allah swt yang mengetahuinya, dan balatentara Allah swt yang kita juga tak mengetahui hakikatnya kecuali Dia yang menciptakannya. Dalam firman Allah swt dijelaskan:
وَمَا يَعْلَمُ جُنُوْدَ رَبِّكَ اِلَّا هُوَ
Dan tidak ada yang mengetahui bala tentara Tuhanmu kecuali Dia sendiri. (al-Muddaṡṡir/74: 31)
Sufyan aṡ-Ṡaury, Syu‘bah dan Abdul Ahwaṣ meriwayatkan dari Simak dari Harb dari Khalid bin Ar‘arah dari Ali bahwa as-Saqful Marfu‘ artinya ‘langit’. Sufyan membaca firman Allah sebagai berikut:
وَجَعَلْنَا السَّمَاۤءَ سَقْفًا مَّحْفُوْظًا
Dan Kami menjadikan langit sebagai atap yang terpelihara. (al-Anbiyā'/21: 32)
Maksudnya ialah bahwa langit itu sebagai atap dan yang dimaksud dengan “terpelihara” ialah segala yang berada di langit itu dijaga oleh Allah swt dengan peraturan dan hukum-hukum yang menyebabkan semuanya berjalan dengan teratur dan tertib, sesuai sistem dan hukumnya.