Dan sekali-kali Tuhanmu yang membimbing dan memberi petunjuk kepada hamba-Nya tidak akan membinasakan negeri-negeri secara zalim, yakni membinasakan secara total dan menyeluruh, selama penduduknya negeri itu adalah orang-orang yang selalu berbuat kebaikan, baik dalam beragama maupun dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.
Tafsir Hud Ayat 117
وَمَا كَانَ رَبُّكَ لِيُهْلِكَ الْقُرٰى بِظُلْمٍ وَّاَهْلُهَا مُصْلِحُوْنَ
wa mâ kâna rabbuka liyuhlikal-qurâ bidhulmiw wa ahluhâ mushliḫûn
Tuhanmu tidak akan membinasakan negeri-negeri secara zalim sedangkan penduduknya berbuat kebaikan.
Tafsir Ringkas Surat Hud Ayat 117
Tafsir Tahlili Surat Hud Ayat 117
Pada ayat ini Allah swt menjelaskan bahwa Dia tidak akan membinasakan suatu negeri, jika penduduk negeri itu, masih berbuat kebaikan, tidak berbuat zalim seperti mengurangi timbangan sebagaimana halnya kaum Nabi Syu’aib a.s., tidak melakukan perbuatan liwāṭ (homoseks, sodomi) seperti halnya kaum Nabi Lut a.s., tidak patuh kepada pimpinannya yang kejam dan bengis, seperti halnya Fir‘aun, dan kejahatan lain, karena yang demikian, adalah suatu kezaliman. Allah tidak akan menyuruh melakukan yang demikian itu. Firman Allah:
وَمَا رَبُّكَ بِظَلَّامٍ لِّلْعَبِيْدِ
Dan Tuhanmu sama sekali tidak menzalimi hamba-hamba(-Nya). (Fuṣṣilat/41: 46)
Dan firman-Nya:
اِنَّ اللّٰهَ لَا يَظْلِمُ النَّاسَ شَيْـًٔا
Sesungguhnya Allah tidak menzalimi manusia sedikit pun. (Yūnus/10: 44)