Dan bertasbihlah kepada-Nya pada malam hari, yakni salat Magrib dan Isya dan setiap selesai salat, yakni bertasbihlah setiap selesai mengerjakan salat.
Tafsir Qaf Ayat 40
وَمِنَ الَّيْلِ فَسَبِّحْهُ وَاَدْبَارَ السُّجُوْدِ
wa minal-laili fa sabbiḫ-hu wa adbâras-sujûd
Bertasbihlah pula kepada-Nya pada sebagian malam hari dan setiap selesai salat.
Tafsir Ringkas Surat Qaf Ayat 40
Tafsir Tahlili Surat Qaf Ayat 40
Ayat ini memerintahkan Nabi-Nya, agar bertasbih kepada-Nya di malam hari dan setiap selesai salat, Ibnu ‘Abbās menafsirkan ayat ini dan berkata bahwa salat sebelum terbit matahari ialah salat Subuh, dan sebelum terbenam matahari mencakup salat Żuhur dan Asar, salat di malam hari mencakup salat Magrib dan Isya, dan setiap selesai salat mencakup salat ba‘diyah. Dalam hadis riwayat al-Bukhārī dari Ibnu ‘Abbās, dijelaskan bahwa Nabi saw diperintahkan untuk bertasbih setelah selesai salat apa saja. Dan dalam hadis riwayat Muslim, diterangkan bilangan tasbih (Subḥānallāh) sebanyak 33 kali, tahmid (al-Ḥamdulillāh) 33 kali, dan takbir (Allāhu Akbar) 33 kali, dan digenapkan 100 kali dengan bacaan “Lā ilāha illallāh waḥdahū lā syarīkalah, lahul mulku wa lahul ḥamdu yuḥyī wa yumītu wa huwa ‘alā kulli syai'in qadīr”. Semua itu dibaca tiap-tiap selesai salat.