Dan apabila kaum musyrik Mekah dan umat-umat durhaka terdahulu itu tetap dalam keingkaran mereka, maka sebenarnya yang mereka tunggu adalah satu teriakan saja yang tidak ada selanya. Itulah teriakan sebagai tanda datangnya hari Kiamat-teriakan yang sangat keras dan cepat.
Tafsir Sad Ayat 15
15
وَمَا يَنْظُرُ هٰٓؤُلَاۤءِ اِلَّا صَيْحَةً وَّاحِدَةً مَّا لَهَا مِنْ فَوَاقٍ
wa mâ yandhuru hâ'ulâ'i illâ shaiḫataw wâḫidatam mâ lahâ min fawâq
Mereka tidak menunggu selain satu teriakan (saja) yang tidak ada selanya.
Tafsir Ringkas Surat Sad Ayat 15
Tafsir Tahlili Surat Sad Ayat 15
Pada ayat ini, Allah mengancam kaum musyrik Mekah yang tidak mau mengubah keingkarannya kepada Rasul, dengan ancaman berupa teriakan yang amat keras dan cepat, sebagai tanda datangnya hari Kiamat yang membinasakan. Pada saat itu, mereka tidak mempunyai kesempatan untuk mengelakkan diri dari kebinasaan yang datang secara tiba-tiba dan tidak berselang sesaat pun.
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI