Dan demi malam apabila telah sunyi dan gelap. Ketika matahari bergeser ke tempat lain, belahan bumi yang ditinggalkannya beranjak tenang dan gelap, menjadi waktu yang tepat untuk istirahat.
Tafsir Ad-Duha Ayat 2
2
وَالَّيْلِ اِذَا سَجٰىۙ
wal-laili idzâ sajâ
dan demi waktu malam apabila telah sunyi,
Tafsir Ringkas Surat Ad-Duha Ayat 2
Tafsir Tahlili Surat Ad-Duha Ayat 2
Dalam ayat-ayat ini, Allah bersumpah dengan dua macam tanda-tanda kebesaran-Nya, yaitu Ḍuḥā (waktu matahari naik sepenggalah) bersama cahayanya dan malam beserta kegelapan dan kesunyiannya, bahwa Dia tidak meninggalkan Rasul-Nya, Muhammad, dan tidak pula memarahinya, sebagaimana orang-orang mengatakannya atau perasaan Rasulullah sendiri.
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI