adalah makanan bagi orang yang banyak melakukan perbuatan dosa.
Tafsir Ad-Dukhan Ayat 44
طَعَامُ الْاَثِيْمِۛ
tha‘âmul-atsîm
adalah makanan orang yang bergelimang dosa.
Tafsir Ringkas Surat Ad-Dukhan Ayat 44
Tafsir Tahlili Surat Ad-Dukhan Ayat 44
Allah menggambarkan bagaimana siksaan yang disediakan bagi orang-orang kafir penghuni neraka. Dalam ayat yang lain, digambarkan keadaan pohon zaqqūm itu yaitu mayangnya saja menakutkan orang yang melihatnya, Allah berfirman:
طَلْعُهَا كَاَنَّهٗ رُءُوْسُ الشَّيٰطِيْنِ ٦٥ فَاِنَّهُمْ لَاٰكِلُوْنَ مِنْهَا فَمَالِـُٔوْنَ مِنْهَا الْبُطُوْنَۗ ٦٦
Mayangnya seperti kepala-kepala setan. Maka sungguh, mereka benar-benar memakan sebagian darinya (buah pohon itu), dan mereka memenuhi perutnya dengan buahnya (zaqqūm). (aṣ-Ṣāffāt/37: 65-66)
Betapa nyeri dan perihnya perut orang yang memakan buah zaqqūm itu digambarkan seperti rasa yang dirasakan seseorang yang meminum kotoran minyak yang sedang mendidih, panasnya diumpamakan seperti panas air yang sedang mendidih yang dapat melumatkan dan menghancurkan perut orang yang meminumnya.
Sesudah memakan buah zaqqūm itu orang-orang kafir akan dipaksa lagi meminum-minuman air yang sangat panas. Allah berfirman:
ثُمَّ اِنَّ لَهُمْ عَلَيْهَا لَشَوْبًا مِّنْ حَمِيْمٍۚ ٦٧
Kemudian sungguh, setelah makan (buah zaqqum) mereka mendapat minuman yang dicampur dengan air yang sangat panas. (aṣ-Ṣāffāt/37: 67)
Demikianlah perasaan orang kafir pada saat mereka makan dan pada saat mereka minum.