Abu Lahab akan masuk neraka, dan demikian pula istrinya, Ummu Jamil Arwa binti Harb bin Umayyah, sang pembawa kayu bakar berduri. Dia meletakkannya di sepanjang jalan yang dilalui Nabi untuk menjebak beliau. Dia juga gemar menyebar fitnah kepada Nabi dan para pengikutnya.
Tafsir Al-Lahab Ayat 4
4
وَّامْرَاَتُهٗۗ حَمَّالَةَ الْحَطَبِۚ
wamra'atuh, ḫammâlatal-ḫathab
(begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar (penyebar fitnah).
Tafsir Ringkas Surat Al-Lahab Ayat 4
Tafsir Tahlili Surat Al-Lahab Ayat 4
Allah menegaskan bahwa istri Abū Lahab akan diazab sebagaimana suaminya. Istrinya bernama Arwā binti Harb, saudara perempuan Abū Sufyān bin Harb. Dia diazab karena usahanya menyebarkan fitnah dan memadamkan dakwah Nabi Muhammad. Orang Arab mengatakan bahwa orang yang berusaha menyebarkan dan merusak hubungan antara manusia seolah-olah ia membawa kayu api antara manusia, seakan-akan dia membakar silaturrahim antara mereka.
Ada pula yang mengatakan bahwa istri Abū Lahab menaruh duri, pecahan kaca, dan kotoran di jalan yang biasa dilalui Nabi Muhammad dengan maksud untuk menyakiti beliau.
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI