تَبَّتْ يَدَآ اَبِيْ لَهَبٍ وَّتَبَّۗ
tabbat yadâ abî lahabiw wa tabb
Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan benar-benar binasa dia.
Baca Surat Al-Lahab (Gejolak Api — المسد) lengkap dengan teks Latin, Arab, dan terjemahan bahasa Indonesia. Berikut adalah 5 ayat Makkiyah (Juz 30) — surat ke-111 dalam Al-Quran yang bisa Anda akses dengan cepat, ringan, dan tanpa iklan. Al-Lahab berisi laknat Allah kepada Abu Lahab paman Nabi dan istrinya Ummu Jamil yang paling keras memusuhi dan menyakiti Rasulullah, sebagai mukjizat Al-Quran karena keduanya mati dalam keadaan kafir. Surat ini menjadi bukti kenabian karena diturunkan jauh sebelum kematian Abu Lahab namun tepat meramalkan nasibnya..
Surat Al-Lahab adalah surat Makkiyah yang turun berkenaan dengan permusuhan Abu Lahab (Abdul 'Uzza bin Abdul Muththalib) terhadap Nabi ﷺ. Ketika Nabi ﷺ mengumpulkan kaum Quraisy di bukit Shafa untuk menyerukan tauhid, Abu Lahab berkata: 'Celakalah engkau! Untuk inikah engkau mengumpulkan kami?' Maka turunlah surat ini. Istrinya, Ummu Jamil binti Harb (saudara Abu Sufyan), juga aktif menyebarkan fitnah dan meletakkan duri-duri di jalan Nabi ﷺ.
Sumber: Tafsir Ibnu Katsir, Shahih Bukhari, Tafsir Ath-Thabari, Al-Itqan fi Ulumil Quran — As-Suyuthi
تَبَّتْ يَدَآ اَبِيْ لَهَبٍ وَّتَبَّۗ
tabbat yadâ abî lahabiw wa tabb
Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan benar-benar binasa dia.
مَآ اَغْنٰى عَنْهُ مَالُهٗ وَمَا كَسَبَۗ
mâ aghnâ ‘an-hu mâluhû wa mâ kasab
Tidaklah berguna baginya hartanya dan apa yang dia usahakan.
سَيَصْلٰى نَارًا ذَاتَ لَهَبٍۙ
sayashlâ nâran dzâta lahab
Kelak dia akan memasuki api yang bergejolak (neraka),
وَّامْرَاَتُهٗۗ حَمَّالَةَ الْحَطَبِۚ
wamra'atuh, ḫammâlatal-ḫathab
(begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar (penyebar fitnah).
فِيْ جِيْدِهَا حَبْلٌ مِّنْ مَّسَدٍࣖ
fî jîdihâ ḫablum mim masad
Di lehernya ada tali dari sabut yang dipintal.
Anda baru saja membaca Surat Al-Lahab.
Kami baru saja menghapus semua iklan dari situs ini.
Donasi Anda yang menjaga Litequran.net tetap bebas iklan — untuk Anda dan ratusan ribu pembaca lainnya.
Al-Lahab berisi laknat Allah kepada Abu Lahab paman Nabi dan istrinya Ummu Jamil yang paling keras memusuhi dan menyakiti Rasulullah, sebagai mukjizat Al-Quran karena keduanya mati dalam keadaan kafir. Surat ini menjadi bukti kenabian karena diturunkan jauh sebelum kematian Abu Lahab namun tepat meramalkan nasibnya. Surat Al-Lahab terdiri dari 5 ayat dan termasuk golongan surat Makkiyah (diturunkan di Mekkah).
Surat Al-Lahab terdiri dari 5 ayat dan terdapat pada juz 30 dalam Al-Quran. Estimasi waktu membaca dengan tartil beserta terjemahannya sekitar 1 menit.
Nama "Al-Lahab" (المسد) berarti "Gejolak Api" dalam bahasa Indonesia. Penamaan ini merujuk pada tema atau kisah utama yang dibahas dalam surat. Surat ini merupakan surat ke-111 dalam urutan mushaf Al-Quran.
Surat Al-Lahab termasuk golongan surat Makkiyah, yaitu surat yang diturunkan di Mekkah. Surat Makkiyah umumnya membahas tema keimanan, tauhid, hari akhir, dan kisah para nabi sebagai penguatan akidah umat Islam di masa awal dakwah.
Surat Al-Lahab dapat dibaca kapan saja, terutama saat berdzikir dan bermunajat kepada Allah. Sebagai surat Makkiyah yang berisi penguatan iman dan tauhid, membacanya di waktu tenang seperti sepertiga malam terakhir atau setelah shalat Subuh sangat dianjurkan.
Surat Al-Lahab merupakan mukjizat Al-Quran yang luar biasa — surat ini meramalkan bahwa Abu Lahab akan mati dalam keadaan kafir, dan hal itu benar-benar terbukti. Seandainya Abu Lahab berpura-pura masuk Islam saja, ia bisa menggugurkan ramalan ini, tetapi Allah menjaga kebenaran firman-Nya. Surat ini menjadi pelajaran bahwa hubungan kekerabatan (Abu Lahab adalah paman Nabi ﷺ) tidak dapat menyelamatkan seseorang jika ia menentang kebenaran. Imam As-Suyuthi menyebutkan bahwa surat ini juga merupakan bukti bahwa Al-Quran bukan buatan manusia, karena tidak ada manusia yang berani meramalkan kematian seseorang dalam keadaan kafir dengan pasti.