Dan Yang memberi makan dan minum kepadaku, melalui rezeki dari air hujan yang menyuburkan tanah sehingga menumbuhkan tumbuh-tumbuhan. Dari situlah aku makan dan minum.
Tafsir Asy-Syu'ara' Ayat 79
وَالَّذِيْ هُوَ يُطْعِمُنِيْ وَيَسْقِيْنِۙ
walladzî huwa yuth‘imunî wa yasqîn
Dia (pula) yang memberiku makan dan minum.
Tafsir Ringkas Surat Asy-Syu'ara' Ayat 79
Tafsir Tahlili Surat Asy-Syu'ara' Ayat 79
Ayat ini menjelaskan bahwa Allah memberi manusia makan dan minum. Makan dan minum itu merupakan rezeki dari Allah. Caranya Allah memberi rezeki itu dengan jalan memudahkan bagi manusia untuk mem-perolehnya. Semuanya itu bergantung kepada kecakapan dan pengetahuan yang dimiliki oleh masing-masing manusia. Allah menurunkan hujan dari langit sebagai minuman bagi manusia, binatang, dan hewan ternak. Dengan air hujan itu, bumi menjadi subur dan menghasilkan beraneka ragam tumbuh-tumbuhan untuk dapat dinikmati. Begitu juga Allah menyediakan seribu macam benda-benda berharga dalam perut bumi seperti besi, minyak, emas, aluminium, dan sebagainya. Semuanya dengan maksud agar dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Allah berfirman:
الَّذِيْ جَعَلَ لَكُمُ الْاَرْضَ فِرَاشًا وَّالسَّمَاۤءَ بِنَاۤءً ۖوَّاَنْزَلَ مِنَ السَّمَاۤءِ مَاۤءً فَاَخْرَجَ بِهٖ مِنَ الثَّمَرٰتِ رِزْقًا لَّكُمْ ۚ فَلَا تَجْعَلُوْا لِلّٰهِ اَنْدَادًا وَّاَنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ ٢٢
(Dialah) yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dialah yang menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia hasilkan dengan (hujan) itu buah-buahan sebagai rezeki untukmu. Karena itu janganlah kamu mengadakan tandingan-tandingan bagi Allah, padahal kamu mengetahui. (al-Baqarah/2: 22).