45-47. Penghuni neraka Saqar tersebut meneruskan pengakuannya mengapa mereka masuk neraka. Dan kami juga biasa berbincang untuk tujuan yang batil, bersama orang-orang yang membicarakannya, dan yang lebih parah lagi kami mendustakan hari pembalasan. Kedurhakaan kami itu terus berlanjut sampai datang kepada kami keyakinan yaitu kematian.”
Tafsir Al-Muddassir Ayat 45
45
وَكُنَّا نَخُوْضُ مَعَ الْخَاۤىِٕضِيْنَۙ
wa kunnâ nakhûdlu ma‘al-khâ'idlîn
Bahkan, kami selalu berbincang (untuk tujuan yang batil) bersama para pembincang,
Tafsir Ringkas Surat Al-Muddassir Ayat 45
Tafsir Tahlili Surat Al-Muddassir Ayat 45
Ayat ini menjelaskan bahwa mereka ikut terlibat dalam perbuatan orang yang tercela, yang tidak senang kepada Islam dan Nabi Muhammad dengan menuduh beliau pendusta atau tukang sihir yang gila. Mengenai Al-Qur’an mereka menganggapnya hanyalah sihir, syair, atau mantra untuk tenung. Pokoknya mereka terlibat dalam perbuatan kebatilan.
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI