وَلَمْ نَكُ نُطْعِمُ الْمِسْكِيْنَۙ
Wa lam naku nuṭ‘imul-miskīn(a).
dan kami (juga) tidak memberi makan orang miskin.
وَلَمْ نَكُ نُطْعِمُ الْمِسْكِيْنَۙ
Wa lam naku nuṭ‘imul-miskīn(a).
dan kami (juga) tidak memberi makan orang miskin.
43-44. Ayat-ayat di atas adalah jawaban para pendurhaka atas pertanyaan penghuni surga yang dikemukakan dalam ayat yang lalu. Mereka menjawab untuk menjelaskan mengapa mereka masuk neraka Saqar. “Dahulu kami tidak termasuk orang-orang yang melaksanakan salat, dan kami juga tidak memberi makan orang miskin.”
Ayat ini menjelaskan bahwa mereka tidak termasuk golongan yang senantiasa berbuat baik kepada kaum fakir miskin dan duafa. Padahal mereka dapat berbuat demikian karena berlebihnya nikmat dan rezeki Allah yang mereka peroleh. Mereka tidak mau meringankan kesulitan fakir-miskin dengan sedekah yang seharusnya mereka keluarkan.
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI · Daftar tafsir 114 surat
Untuk membaca keseluruhan 56 ayat, kunjungi halaman utama Surat Al-Muddassir lengkap dengan teks Arab, Latin, terjemahan, dan audio murottal tanpa iklan.