Allah mengingatkan Nabi Muhammad, “Maka janganlah sekali-kali kamu menyeru tuhan selain Allah, karena nanti pada hari Kiamat, kamu termasuk orang-orang yang diazab karena dosa syirik itu tidak akan diampuni oleh Allah jika tidak bertobat ketika di dunia.
Tafsir Asy-Syu'ara' Ayat 213
213
فَلَا تَدْعُ مَعَ اللّٰهِ اِلٰهًا اٰخَرَ فَتَكُوْنَ مِنَ الْمُعَذَّبِيْنَ
fa lâ tad‘u ma‘allâhi ilâhan âkhara fa takûna minal-mu‘adzdzabîn
Maka, janganlah engkau (Nabi Muhammad) menyembah Tuhan lain bersama Allah. Nanti kamu termasuk orang-orang yang diazab.
Tafsir Ringkas Surat Asy-Syu'ara' Ayat 213
Tafsir Tahlili Surat Asy-Syu'ara' Ayat 213
Ayat ini melarang Nabi Muhammad dan umatnya menyembah tuhan-tuhan selain Allah. Mereka diperintahkan untuk menyembah Tuhan Yang Maha Esa, ikhlas dalam ketaatan dan ketundukan kepada-Nya. Menyembah tuhan-tuhan yang lain di samping menyembah Allah menjadi penyebab seseorang ditimpa azab neraka.
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI