Kamu dan nenek moyang kamu yang terdahulu?” Nabi Ibrahim lantas memperlihatkan sikapnya yang tegas dan bernada permusuhan, karena dalam hal keimanan dan ibadah tidak ada kompromi dengan siapa pun.
Tafsir Asy-Syu'ara' Ayat 76
76
اَنْتُمْ وَاٰبَاۤؤُكُمُ الْاَقْدَمُوْنَۙ
antum wa âbâ'ukumul-aqdamûn
Kamu dan nenek moyangmu terdahulu?
Tafsir Ringkas Surat Asy-Syu'ara' Ayat 76
Tafsir Tahlili Surat Asy-Syu'ara' Ayat 76
Dalam ayat ini, beliau menegaskan bahwa mereka atau para leluhurnya adalah manusia-manusia yang tidak mau mempergunakan pikiran. Sebab ternyata patung-patung yang dipuja itu tidak dapat mendengar, apalagi memahami apa yang diminta kepadanya. Lebih dari itu, patung-patung itu tidak bisa mendatangkan manfaat atau menolak bahaya. Fungsinya semata-mata barang ciptaan manusia belaka yang tidak seyogyanya dijadikan sebagai sesembahan.
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI