اَمْ عِنْدَهُمُ الْغَيْبُ فَهُمْ يَكْتُبُوْنَ
Am ‘indahumul-gaibu fahum yaktubūn(a).
Ataukah mereka mengetahui yang gaib lalu mereka menuliskannya?
اَمْ عِنْدَهُمُ الْغَيْبُ فَهُمْ يَكْتُبُوْنَ
Am ‘indahumul-gaibu fahum yaktubūn(a).
Ataukah mereka mengetahui yang gaib lalu mereka menuliskannya?
Ataukah mungkin mereka secara khusus mengetahui yang gaib, lalu mereka menuliskannya? Hal ini pun jelas tidak ada.
Pada ayat ini pertanyaan tersebut masih dilanjutkan: Apakah mereka mempunyai pengetahuan tentang yang gaib, atau mempunyai seperti Lauḥ Maḥfū” yang mencatat segala sesuatu dengan yang mereka kehendaki yaitu bukti kebenaran pendapat mereka?
Orang-orang kafir Mekah beranggapan bahwa patung-patung yang mereka sembah dapat memberitahukan kepada mereka segala sesuatu yang akan terjadi dan segala sesuatu yang gaib. Akan tetapi, anggapan mereka itu tidak ada buktinya sama sekali.
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI · Daftar tafsir 114 surat
Untuk membaca keseluruhan 52 ayat, kunjungi halaman utama Surat Al-Qalam lengkap dengan teks Arab, Latin, terjemahan, dan audio murottal tanpa iklan.