فَكَانَتْ هَبَاۤءً مُّنْۢبَثًّاۙ
Fa kānat habā'am mumbaṡṡā(n).
jadilah ia debu yang beterbangan.
فَكَانَتْ هَبَاۤءً مُّنْۢبَثًّاۙ
Fa kānat habā'am mumbaṡṡā(n).
jadilah ia debu yang beterbangan.
maka jadilah ia debu yang beterbangan bagai bulu tertiup angin ke segala arah (lihat pula: Su-rah al-Qriah/101: 5).
Ayat ini mengungkapkan bahwa pada hari Kiamat gunung-gunung dihancur-luluhkan sehancur-hancurnya menjadi tumpukan tanah yang bercerai-berai, menjadi debu yang beterbangan seperti daun kering yang diterbangkan angin. Ringkasnya, gunung-gunung akan hilang dari tempatnya sesuai pula dengan ayat 9 al-Ma‘ārij/70.
وَتَكُوْنُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِۙ ٩
Dan gunung-gunung bagaikan bulu (yang beterbangan). (al-Ma‘ārij/70: 9)
وَّبُسَّتِ الْجِبَالُ بَسًّاۙ ٥
Dan gunung-gunung dihancurluluhkan sehancur-hancurnya. (al-Wāqi‘ah/56: 5)
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI · Daftar tafsir 114 surat
Untuk membaca keseluruhan 96 ayat, kunjungi halaman utama Surat Al-Waqiah lengkap dengan teks Arab, Latin, terjemahan, dan audio murottal tanpa iklan.