Tafsir Gafir Ayat 27

27

وَقَالَ مُوْسٰىٓ اِنِّيْ عُذْتُ بِرَبِّيْ وَرَبِّكُمْ مِّنْ كُلِّ مُتَكَبِّرٍ لَّا يُؤْمِنُ بِيَوْمِ الْحِسَابِ ࣖ

Wa qāla mūsā innī ‘użtu birabbī wa rabbikum min kulli mutakabbiril lā yu'minu biyaumil-ḥisāb(i).

Musa berkata, “Sesungguhnya aku berlindung kepada Tuhanku dan Tuhanmu dari setiap orang yang menyombongkan diri yang tidak beriman kepada hari Perhitungan.”

Tafsir Ringkas Surat Gafir Ayat 27

Rencana jahat Fir’aun itu diketahui oleh Nabi Musa, dan Nabi Musa pun berkata, “Sesungguhnya aku berlindung kepada Allah, Tuhanku dan Tuhanmu juga, dari kejahatan setiap orang yang menyombongkan diri. Aku juga berlindung dari kejahatan orang yang tidak beriman kepada hari perhitungan.”

Orang yang beriman itu melanjutkan ucapannya, “Dan jika dia seorang pendusta, maka dia akan mendatangkan kerugian karena dialah yang akan menanggung dosa dustanya itu; dan jia dia seorang yang benar, niscaya sebagian, tidak seluruh bencana yang diancamkan kepadamu akan menimpamu. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk dan juga tidak menjadikan sebagai pembawa kebenaran kepada orang yang melampaui batas dan pendusta.

Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI · Daftar tafsir 114 surat

Untuk membaca keseluruhan 85 ayat, kunjungi halaman utama Surat Gafir lengkap dengan teks Arab, Latin, terjemahan, dan audio murottal tanpa iklan.

Ayat lain dalam Surat Gafir