قَالُوْٓا ءَاَنْتَ فَعَلْتَ هٰذَا بِاٰلِهَتِنَا يٰٓاِبْرٰهِيْمُ ۗ
Qālū a'anta fa‘alta hāżā bi'ālihatinā yā ibrāhīm(u).
Mereka bertanya, “Apakah engkau yang melakukan (perbuatan) ini terhadap tuhan-tuhan kami, wahai Ibrahim?”
قَالُوْٓا ءَاَنْتَ فَعَلْتَ هٰذَا بِاٰلِهَتِنَا يٰٓاِبْرٰهِيْمُ ۗ
Qālū a'anta fa‘alta hāżā bi'ālihatinā yā ibrāhīm(u).
Mereka bertanya, “Apakah engkau yang melakukan (perbuatan) ini terhadap tuhan-tuhan kami, wahai Ibrahim?”
Dalam pengadilan terbuka, penegak hukum mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada Ibrahim. Mereka bertanya, “Apakah engkau, yang melakukan penghancuran ini terhadap tuhan-tuhan kami, wahai Ibrahim?”
Pada ayat ini diterangkan bahwa setelah Ibrahim mereka hadapkan kepada orang banyak, maka mereka mengadakan penyelidikan dan pemeriksaan terhadapnya dengan mengajukan pertanyaan, apakah betul dia yang melakukan pengrusakan terhadap berhala-berhala itu. Pertanyaan ini mereka ajukan dengan harapan bahwa Ibrahim akan mengakui bahwa dialah yang melakukan pengrusakan itu. Pengakuan itu akan mereka jadikan alasan untuk menghukum Ibrahim.
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI · Daftar tafsir 114 surat
Untuk membaca keseluruhan 112 ayat, kunjungi halaman utama Surat Al-Anbiya lengkap dengan teks Arab, Latin, terjemahan, dan audio murottal tanpa iklan.