Tentang Surat Al-Anbiya'
Baca Surat Al-Anbiya' (Nabi-Nabi — الأنبياء) lengkap dengan teks Latin, Arab, dan terjemahan bahasa Indonesia. Berikut adalah 112 ayat Makkiyah (Juz 17) — surat ke-21 dalam Al-Quran.
Al-Anbiya menyebutkan kisah singkat delapan belas nabi, di antaranya Ibrahim, Luth, Nuh, Daud, Sulaiman, Ayyub, Yunus, Zakaria, dan Isa, untuk menunjukkan bahwa dakwah tauhid adalah misi semua nabi. Surat ini menegaskan bahwa bumi akan diwarisi oleh hamba-hamba Allah yang saleh..
Tema Utama
- Dakwah tauhid para nabi dan perjuangan mereka melawan kesyirikan
- Kisah 18 nabi sebagai bukti konsistensi risalah keesaan Allah
- Penolakan kaum kafir terhadap Hari Kiamat dan peringatan bagi mereka
- Alam semesta sebagai bukti kekuasaan Allah yang Maha Esa
- Pertolongan Allah kepada para nabi yang diuji berat
Kandungan Surat
Ayat 1-10Peringatan akan dekatnya Hari Perhitungan — manusia lalai dan berpaling, mereka mengolok-olok peringatan dan menganggap Nabi Muhammad ﷺ hanyalah manusia biasa.
Ayat 11-29Pelajaran dari kehancuran umat terdahulu yang zalim, penegasan bahwa langit dan bumi tidak diciptakan untuk permainan, dan bantahan terhadap anggapan bahwa Allah memiliki anak.
Ayat 30-47Bukti-bukti kekuasaan Allah — penciptaan langit dan bumi, gunung-gunung, sungai, matahari dan bulan, serta kepastian kematian bagi setiap jiwa dan timbangan amal yang adil di Hari Kiamat.
Ayat 48-73Kisah para nabi — Musa dan Harun diberi Al-Furqan, Ibrahim menghancurkan berhala dan selamat dari api, Luth diselamatkan, Nuh dikabulkan doanya, Daud dan Sulaiman diberi hikmah dalam menghakimi.
Ayat 74-91Lanjutan kisah para nabi — Luth, Nuh, Daud, Sulaiman, Ayyub yang bersabar dalam ujian, Ismail, Idris, Dzulkifli, Dzunnun (Yunus) yang bertasbih dalam perut ikan, serta Zakaria yang dianugerahi Yahya.
Ayat 92-112Persatuan umat di bawah tauhid — umat para nabi adalah umat yang satu, peringatan tentang Ya'juj dan Ma'juj, gambaran Hari Kiamat, dan doa penutup memohon keputusan yang hak dari Allah.
Keutamaan
- Surat Al-Anbiya' menyebutkan 18 nabi dalam satu surat, menjadikannya salah satu surat yang paling banyak menyebut nama nabi sekaligus.
- Mengandung doa Nabi Yunus (La ilaha illa Anta Subhanaka inni kuntu minazh-zhalimin) yang sangat dianjurkan untuk diamalkan saat menghadapi kesulitan. (HR. At-Tirmidzi)
- Memuat kisah kesabaran Nabi Ayyub yang menjadi teladan utama dalam menghadapi ujian dan musibah.
- Menegaskan bahwa seluruh nabi membawa risalah yang sama yaitu tauhid, menunjukkan kesatuan ajaran para nabi.
Asbab Nuzul
Surat Al-Anbiya' termasuk surat Makkiyah yang turun pada periode Mekkah ketika kaum musyrikin Quraisy terus menolak dakwah tauhid dan mengingkari kenabian Muhammad ﷺ. Surat ini turun untuk menunjukkan bahwa penolakan terhadap rasul bukanlah hal baru, karena umat-umat terdahulu juga menolak nabi-nabi mereka, namun pada akhirnya pertolongan Allah selalu datang kepada orang-orang beriman.
Sumber: Tafsir Ibnu Katsir, Jami' At-Tirmidzi, Tafsir Ath-Thabari, Tafsir Al-Qurthubi