Tafsir Al-Ankabut Ayat 31

31

وَلَمَّا جَاۤءَتْ رُسُلُنَآ اِبْرٰهِيْمَ بِالْبُشْرٰىۙ قَالُوْٓا اِنَّا مُهْلِكُوْٓا اَهْلِ هٰذِهِ الْقَرْيَةِ ۚاِنَّ اَهْلَهَا كَانُوْا ظٰلِمِيْنَ ۚ

Wa lammā jā'at rusulunā ibrāhīma bil-busyrā, qālū innā muhlikū ahli hāżihil-qaryah(ti), inna ahlahā kānū ẓālimīn(a).

Ketika utusan-utusan Kami (para malaikat) datang kepada Ibrahim membawa kabar gembira,573 mereka berkata, “Sesungguhnya kami akan membinasakan penduduk negeri ini. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang zalim.”

573) Kabar gembira yang dimaksud adalah bahwa Nabi Ibrahim a.s. akan mendapatkan putra.

Tafsir Ringkas Surat Al-Ankabut Ayat 31

Doa Nabi Lut dikabulkan oleh Allah dengan menetapkan siksa-Nya kepada mereka yang durhaka, sebagaimana yang disampaikan-Nya kepada Nabi Ibrahim. Dan kisahnya bermula ketika utusan Kami yakni para malaikat datang kepada Nabi Ibrahim dengan membawa kabar gembira tentang kelahiran seorang putra, yaitu Ishak, melalui isterinya, Sarah, dan seorang cucu, yaitu Ya'kub, putra Ishak.

Para malaikat utusan Allah mengatakan kepada Nabi Ibrahim, “Sungguh kami akan membinasakan penduduk kota Sodom ini karena penduduknya sungguh orang-orang zalim yang kezalimannya terhadap Allah dan manusia telah mencapai puncaknya.”

Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI · Daftar tafsir 114 surat

Untuk membaca keseluruhan 69 ayat, kunjungi halaman utama Surat Al-Ankabut lengkap dengan teks Arab, Latin, terjemahan, dan audio murottal tanpa iklan.

Ayat lain dalam Surat Al-Ankabut