وَقَاسَمَهُمَآ اِنِّيْ لَكُمَا لَمِنَ النّٰصِحِيْنَۙ
Wa qāsamahumā innī lakumā laminan-nāṣiḥīn(a).
Ia (setan) bersumpah kepada keduanya, “Sesungguhnya aku ini bagi kamu berdua benar-benar termasuk para pemberi nasihat.”
وَقَاسَمَهُمَآ اِنِّيْ لَكُمَا لَمِنَ النّٰصِحِيْنَۙ
Wa qāsamahumā innī lakumā laminan-nāṣiḥīn(a).
Ia (setan) bersumpah kepada keduanya, “Sesungguhnya aku ini bagi kamu berdua benar-benar termasuk para pemberi nasihat.”
Dan Iblis tidak sekadar membisikkan atau merayu, tetapi juga berusaha meyakinkan Adam. Dia, yakni setan, juga bersumpah kepada keduanya seraya berkata, “Sesungguhnya aku ini benar-benar termasuk para penasihatmu yang benar-benar tulus.”
Untuk menguatkan bisikan jahat dan tipu dayanya itu dia bersumpah kepada Adam dan Hawa, bahwa dia sebenarnya adalah pemberi nasihat yang benar-benar menginginkan kebahagiaan keduanya dan apa yang dinasihatkannya itu adalah benar. Perlu diingat bahwa Al-Qur′an tidak menyebut nama istri Adam itu.
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI · Daftar tafsir 114 surat
Untuk membaca keseluruhan 206 ayat, kunjungi halaman utama Surat Al-Araf lengkap dengan teks Arab, Latin, terjemahan, dan audio murottal tanpa iklan.