قَالَ فَمَا خَطْبُكُمْ اَيُّهَا الْمُرْسَلُوْنَ
Qāla famā khaṭbukum ayyuhal-mursalūn(a).
Dia (Ibrahim) bertanya, “Apa urusan pentingmu, wahai para utusan?”
قَالَ فَمَا خَطْبُكُمْ اَيُّهَا الْمُرْسَلُوْنَ
Qāla famā khaṭbukum ayyuhal-mursalūn(a).
Dia (Ibrahim) bertanya, “Apa urusan pentingmu, wahai para utusan?”
Setelah Ibrahim yakin tamu-tamunya adalah malaikat, dia berkata, “Apakah urusanmu yang penting selain membawa kabar gembira itu kepada kami, wahai para utusan Allah?”
Setelah Ibrahim yakin bahwa para tamunya adalah malaikat, timbul pertanyaan di benaknya kenapa yang datang beberapa malaikat, padahal biasanya hanya satu yang datang. Jika yang datang beberapa malaikat, tentu tugas yang dipikulnya sangat besar. Beliau lalu bertanya kepada malaikat tentang tugas yang diberikan Allah kepada mereka. Malaikat pun menjawab bahwa mereka ditugaskan untuk mengazab kaum yang berdosa, yaitu kaum Luṭ yang telah durhaka kepada Allah dan mengingkari seruan rasul yang diutus kepada mereka.
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI · Daftar tafsir 114 surat
Untuk membaca keseluruhan 99 ayat, kunjungi halaman utama Surat Al-Hijr lengkap dengan teks Arab, Latin, terjemahan, dan audio murottal tanpa iklan.