ثُمَّ جَعَلْنٰهُ نُطْفَةً فِيْ قَرَارٍ مَّكِيْنٍ ۖ
Ṡumma ja‘alnāhu nuṭfatan fī qarārim makīn(in).
Kemudian, Kami menjadikannya air mani di dalam tempat yang kukuh (rahim).
ثُمَّ جَعَلْنٰهُ نُطْفَةً فِيْ قَرَارٍ مَّكِيْنٍ ۖ
Ṡumma ja‘alnāhu nuṭfatan fī qarārim makīn(in).
Kemudian, Kami menjadikannya air mani di dalam tempat yang kukuh (rahim).
Usai menguraikan keberuntungan orang mukmin beserta sifat mereka, Allah lalu menyusulinya dengan uraian tentang proses kejadian manusia yang amat mengagumkan; suatu proses yang semestinya mendorong setiap manusia untuk beriman. Dan sungguh, Kami telah menciptakan manusia bermula dari suatu saripati yang berasal dari tanah. Kemudian Kami menjadikannya, yaitu saripati itu, air mani yang disimpan dalam tempat yang kokoh, yakni rahim.
Kemudian Kami (Allah) tempatkan saripati air mani itu dalam tulang rusuk sang suami yang dalam persetubuhan dengan istrinya ditumpahkan ke dalam rahimnya, suatu tempat penyimpanan yang kukuh bagi janin sampai saat kelahirannya.
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI · Daftar tafsir 114 surat
Untuk membaca keseluruhan 118 ayat, kunjungi halaman utama Surat Al-Muminun lengkap dengan teks Arab, Latin, terjemahan, dan audio murottal tanpa iklan.