مَا كَانَ اللّٰهُ لِيَذَرَ الْمُؤْمِنِيْنَ عَلٰى مَآ اَنْتُمْ عَلَيْهِ حَتّٰى يَمِيْزَ الْخَبِيْثَ مِنَ الطَّيِّبِ ۗ وَمَا كَانَ اللّٰهُ لِيُطْلِعَكُمْ عَلَى الْغَيْبِ وَلٰكِنَّ اللّٰهَ يَجْتَبِيْ مِنْ رُّسُلِهٖ مَنْ يَّشَاۤءُ ۖ فَاٰمِنُوْا بِاللّٰهِ وَرُسُلِهٖ ۚ وَاِنْ تُؤْمِنُوْا وَتَتَّقُوْا فَلَكُمْ اَجْرٌ عَظِيْمٌ
Mā kānallāhu liyażaral-mu'minīna ‘alā mā antum ‘alaihi ḥattā yamīzal-khabīṡa minaṭ-ṭayyib(i), wa mā kānallāhu liyuṭli‘akum ‘alal-gaibi wa lākinnallāha yajtabī mir rusulihī may yasyā'(u), fa āminū billāhi wa rusulih(ī), wa in tu'minū wa tattaqū fa lakum ajrun ‘aẓīm(un).
Allah tidak akan membiarkan orang-orang mukmin dalam keadaan sebagaimana kamu sekarang ini,138 (tetapi Allah akan mengujinya) sehingga Dia membedakan yang buruk dari yang baik.139 Allah tidak akan memperlihatkan kepadamu hal-hal yang gaib,140 tetapi Allah memilih siapa yang Dia kehendaki di antara rasul-rasul-Nya.141 Oleh karena itu, berimanlah kepada Allah dan rasul-rasul-Nya. Jika kamu beriman dan bertakwa, kamu akan mendapat pahala yang sangat besar.
138) Maksudnya adalah campur baurnya kaum muslim dengan kaum munafik.
139) Dalam Perang Uhud, Allah Swt. membedakan antara orang baik (umat Islam) dan orang yang buruk (kaum munafik).
140) Di antara yang gaib adalah pengetahuan tentang keimanan dan kemunafikan seseorang.
141) Di antara orang yang Allah Swt. kehendaki untuk dapat mengetahui kemunafikan dalam hati seseorang adalah Nabi Muhammad saw.