اَلَّا تَعْلُوْا عَلَيَّ وَأْتُوْنِيْ مُسْلِمِيْنَ ࣖ
Allā ta‘lū ‘alayya wa'tūnī muslimīn(a).
Janganlah engkau berlaku sombong terhadapku dan datanglah kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri!”
اَلَّا تَعْلُوْا عَلَيَّ وَأْتُوْنِيْ مُسْلِمِيْنَ ࣖ
Allā ta‘lū ‘alayya wa'tūnī muslimīn(a).
Janganlah engkau berlaku sombong terhadapku dan datanglah kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri!”
Nabi Sulaiman meingingatkan Ratu Balqis, ‘Janganlah engkau berlaku sombong terhadapku sebagaimana yang dilakukan oleh para penguasa lain, dan datanglah kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri dengan tidak memperlihatkan perlawanan.’
Ayat ini menerangkan isi surat Nabi Sulaiman, yaitu agar Ratu Saba’ dan kaumnya tidak bersikap sombong dan angkuh. Nabi Sulaiman mengharap agar mereka datang kepadanya dalam keadaan tunduk dan menyerah diri kepada Allah yang Asma-Nya telah dijadikan pembuka kata dalam suratnya. Jangan mereka sekali-kali menentang agama Allah itu. Dari surat Sulaiman itu dipahami bahwa hanya itulah yang diminta oleh Sulaiman, yaitu agar mereka segera beriman kepada Allah, dan ia tidak menuntut sesuatu yang lain.
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI · Daftar tafsir 114 surat
Untuk membaca keseluruhan 93 ayat, kunjungi halaman utama Surat An-Naml lengkap dengan teks Arab, Latin, terjemahan, dan audio murottal tanpa iklan.