۞ قَالَ سَنَنْظُرُ اَصَدَقْتَ اَمْ كُنْتَ مِنَ الْكٰذِبِيْنَ
Qāla sananẓuru aṣadaqta am kunta minal-kāżibīn(a).
Dia (Sulaiman) berkata, “Kami akan memperhatikan apakah engkau benar atau termasuk orang-orang yang berdusta.
۞ قَالَ سَنَنْظُرُ اَصَدَقْتَ اَمْ كُنْتَ مِنَ الْكٰذِبِيْنَ
Qāla sananẓuru aṣadaqta am kunta minal-kāżibīn(a).
Dia (Sulaiman) berkata, “Kami akan memperhatikan apakah engkau benar atau termasuk orang-orang yang berdusta.
Mendengar laporan dari burung Hudhud, Nabi Sulaiman berkata dengan nada memperingatkan, “Akan kami lihat, apa kamu benar terhadap apa yang engkau katakan, atau termasuk yang berdusta.”
Mendengar keterangan burung hud-hud yang jelas dan meyakinkan itu, maka Nabi Sulaiman menangguhkan hukuman yang telah diancamkan kepada burung itu. Nabi Sulaiman kemudian berkata, “Hai burung hud-hud, kami telah mendengar semua keteranganmu dan memperhatikannya. Namun demikian, kami tetap akan menguji kamu, apakah keterangan yang kamu berikan itu benar atau dusta?”
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI · Daftar tafsir 114 surat
Untuk membaca keseluruhan 93 ayat, kunjungi halaman utama Surat An-Naml lengkap dengan teks Arab, Latin, terjemahan, dan audio murottal tanpa iklan.