وَاَغْطَشَ لَيْلَهَا وَاَخْرَجَ ضُحٰىهَاۖ
Wa agṭasya lailahā wa akhraja ḍuḥāhā.
Dia menjadikan malamnya (gelap gulita) dan menjadikan siangnya (terang benderang).
وَاَغْطَشَ لَيْلَهَا وَاَخْرَجَ ضُحٰىهَاۖ
Wa agṭasya lailahā wa akhraja ḍuḥāhā.
Dia menjadikan malamnya (gelap gulita) dan menjadikan siangnya (terang benderang).
Dan Dia menjadikan malamnya gelap gulita, dan menjadikan siangnya terang benderang. Dia menyediakan malam sebagai waktu beristirahat dan siang sebagai waktu bekerja. Penciptaan siang dan malam bukan perkara mudah, melainkan melalui mekanisme yang amat rumit dalam pandangan manusia.
Pada ayat ini dijelaskan bahwa Allah telah menjadikan malam gelap gulita dan siang terang benderang, dan pergantian siang dan malam, serta perbedaan musim-musim sebagai akibat dari peredaran planet-planet di sekitar orbitnya. Mengatur dan memelihara peredaran planet-planet ini sungguh pekerjaan yang luar biasa hebatnya.
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI · Daftar tafsir 114 surat
Untuk membaca keseluruhan 46 ayat, kunjungi halaman utama Surat An-Naziat lengkap dengan teks Arab, Latin, terjemahan, dan audio murottal tanpa iklan.