وَّاَبْصِرْۗ فَسَوْفَ يُبْصِرُوْنَ
Wa abṣir, fasaufa yubṣirūn(a).
Lihatlah (mereka)! Maka, kelak mereka akan melihat (azab itu).
وَّاَبْصِرْۗ فَسَوْفَ يُبْصِرُوْنَ
Wa abṣir, fasaufa yubṣirūn(a).
Lihatlah (mereka)! Maka, kelak mereka akan melihat (azab itu).
Dan perlihatkanlah kembali gambaran azab itu kepada mereka, maka kelak mereka benar-benar akan melihat azab itu datang akibat kekafiran mereka.
Menghadapi tantangan kaum kafir agar azab akhirat disegerakan bagi mereka, Allah memerintahkan Nabi untuk berpaling, yaitu menunjukkan sikap tidak suka pada sikap pembangkangan mereka, tidak menghiraukan ancaman mereka, dan melanjutkan dakwah kepada mereka dengan penuh tawakal kepada Allah, dan melihat perkembangan selanjutnya, yaitu menunggu. Untuk itu diperlukan sikap sabar dan tawakal sebagaimana sikap yang lalu pada waktu menunggu kehancuran mereka di dunia. Dengan demikian azab akhirat itu pasti mereka terima.
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI · Daftar tafsir 114 surat
Untuk membaca keseluruhan 182 ayat, kunjungi halaman utama Surat As-Saffat lengkap dengan teks Arab, Latin, terjemahan, dan audio murottal tanpa iklan.