وَمَا هُوَ بِقَوْلِ شَيْطٰنٍ رَّجِيْمٍۚ
Wa mā huwa biqauli syaiṭānir rajīm(in).
(Al-Qur’an) itu bukanlah perkataan setan yang terkutuk.
وَمَا هُوَ بِقَوْلِ شَيْطٰنٍ رَّجِيْمٍۚ
Wa mā huwa biqauli syaiṭānir rajīm(in).
(Al-Qur’an) itu bukanlah perkataan setan yang terkutuk.
Dan Al-Qur’an itu bukanlah perkataan setan yang terkutuk. Ada perbedaan nyata antara Al-Qur’an dan perkataan setan. Al-Qur’an mengajarkan nilai-nilai kebenaran dan keadilan, sedangkan setan mengajak kepada kebatilan, kemaksiatan, dan kemungkaran.
Dalam ayat ini, Allah menerangkan bahwa Al-Qur’an bukanlah perkataan setan yang terkutuk, dan bukanlah perkataan yang diletakkan oleh setan di atas lidah Muhammad ketika mengganggu akalnya seperti yang dituduhkan oleh orang Quraisy. Muhammad sudah terkenal sejak kecilnya dengan pikiran yang sehat dan tidak pernah berbuat khianat. Oleh karena itu, apa yang diterangkan oleh Muhammad tentang berita akhirat, surga, dan neraka bukanlah perkataan setan.
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI · Daftar tafsir 114 surat
Untuk membaca keseluruhan 29 ayat, kunjungi halaman utama Surat At-Takwir lengkap dengan teks Arab, Latin, terjemahan, dan audio murottal tanpa iklan.