اِنَّ هٰذَا لَرِزْقُنَا مَا لَهٗ مِنْ نَّفَادٍۚ
Inna hāżā larizqunā mā lahū min nafād(in).
Sesungguhnya ini adalah benar-benar rezeki (dari) Kami yang tidak habis-habisnya.
اِنَّ هٰذَا لَرِزْقُنَا مَا لَهٗ مِنْ نَّفَادٍۚ
Inna hāżā larizqunā mā lahū min nafād(in).
Sesungguhnya ini adalah benar-benar rezeki (dari) Kami yang tidak habis-habisnya.
Sungguh, karunia besar dan mulia inilah rezeki dari Kami yang tidak ada habis-habisnya dan tidak pula berkurang. Kami berikan karunia itu kepada hamba-hamba yang taat dan berbakti.
Allah menegaskan bahwa segala macam kenikmatan yang terdapat di surga itulah yang dijanjikan kepada hamba Allah yang bertakwa, yang pasti datang setelah manusia seluruhnya dibangkitkan kembali dari kubur, dan diadili di Padang Mahsyar. Allah menegaskan bahwa nikmat yang ada di surga itu bukan sembarang kenikmatan, tetapi nikmat yang abadi.
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI · Daftar tafsir 114 surat
Untuk membaca keseluruhan 88 ayat, kunjungi halaman utama Surat Sad lengkap dengan teks Arab, Latin, terjemahan, dan audio murottal tanpa iklan.