وَّاِنَّ عَلَيْكَ لَعْنَتِيْٓ اِلٰى يَوْمِ الدِّيْنِ
Wa inna ‘alaika la‘natī ilā yaumid-dīn(i).
Sesungguhnya laknat-Ku tetap atasmu sampai hari Pembalasan.”
وَّاِنَّ عَلَيْكَ لَعْنَتِيْٓ اِلٰى يَوْمِ الدِّيْنِ
Wa inna ‘alaika la‘natī ilā yaumid-dīn(i).
Sesungguhnya laknat-Ku tetap atasmu sampai hari Pembalasan.”
Dan sungguh, kutukan-Ku tetap berlaku atasmu sampai hari pembalasan, hari ketika seluruh perbuatan diperhitungkan dan dibalas.” Iblis berkata seraya memohon,
Karena kedurhakaan Iblis yang enggan menaati perintah Allah, maka Allah mengusir Iblis dari surga, dan menjadikannya sebagai makhluk yang terkutuk. Kutukan itu tetap berlaku sampai hari Kiamat, yaitu hari pembalasan terhadap semua perbuatan manusia.
Firman Allah:
قَالَ فَاهْبِطْ مِنْهَا فَمَا يَكُوْنُ لَكَ اَنْ تَتَكَبَّرَ فِيْهَا فَاخْرُجْ اِنَّكَ مِنَ الصّٰغِرِيْنَ ١٣
(Allah) berfirman, “Maka turunlah kamu darinya (surga); karena kamu tidak sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya. Keluarlah! Sesungguhnya kamu termasuk makhluk yang hina.” ( al-A‘rāf/7: 13)
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI · Daftar tafsir 114 surat
Untuk membaca keseluruhan 88 ayat, kunjungi halaman utama Surat Sad lengkap dengan teks Arab, Latin, terjemahan, dan audio murottal tanpa iklan.