قَالَ رَبِّ فَاَنْظِرْنِيْٓ اِلٰى يَوْمِ يُبْعَثُوْنَ
Qāla rabbi fa'anẓirnī ilā yaumi yub‘aṡūn(a).
(Iblis) berkata, “Wahai Tuhanku, tangguhkanlah (usia)-ku sampai hari mereka (manusia) dibangkitkan.”
قَالَ رَبِّ فَاَنْظِرْنِيْٓ اِلٰى يَوْمِ يُبْعَثُوْنَ
Qāla rabbi fa'anẓirnī ilā yaumi yub‘aṡūn(a).
(Iblis) berkata, “Wahai Tuhanku, tangguhkanlah (usia)-ku sampai hari mereka (manusia) dibangkitkan.”
“Ya Tuhanku, karena Engkau telah menjadikan aku makhluk-Mu yang terlaknat, maka tangguhkanlah kematianku dan izinkanlah aku hidup sampai pada hari mereka dibangkitkan supaya aku bisa menggoda mereka sepanjang hayat.”
Setelah menjadi makhluk yang terkutuk, Iblis memohon kepada Allah, “Wahai Tuhanku, jika Engkau telah menjadikan aku sebagai makhluk-Mu yang terkutuk dan telah terjauh dari rahmat-Mu, maka aku mohon agar umurku dipanjangkan, hingga sampai hari kebangkitan nanti. Janganlah engkau wafatkan aku selama dunia masih ada.”
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI · Daftar tafsir 114 surat
Untuk membaca keseluruhan 88 ayat, kunjungi halaman utama Surat Sad lengkap dengan teks Arab, Latin, terjemahan, dan audio murottal tanpa iklan.