Tafsir Yusuf Ayat 70

70

فَلَمَّا جَهَّزَهُمْ بِجَهَازِهِمْ جَعَلَ السِّقَايَةَ فِيْ رَحْلِ اَخِيْهِ ثُمَّ اَذَّنَ مُؤَذِّنٌ اَيَّتُهَا الْعِيْرُ اِنَّكُمْ لَسٰرِقُوْنَ

Falammā jahhazahum bijahāzihim ja‘alas-siqāyata fī raḥli akhīhi ṡumma ażżana mu'ażżinun ayyatuhal-‘īru innakum lasāriqūn(a).

Maka, ketika telah disiapkan bahan makanan untuk mereka, dia (Yusuf) memasukkan cawan375 ke dalam karung saudaranya (Bunyamin). Kemudian berteriaklah seorang penyeru, “Wahai kafilah, sesungguhnya kamu benar-benar para pencuri.”

375) Cawan yang dimaksud adalah suatu wadah yang terbuat dari emas yang digunakan untuk minum dan dapat juga digunakan untuk menakar.

Tafsir Ringkas Surat Yusuf Ayat 70

Menjelang kepulangan saudara-saudara Nabi Yusuf ke Kanaan, ia meminta para pembantunya untuk mempersiapkan kepulangan mereka. Maka ketika telah disiapkan bahan makanan untuk mereka bawa pulang dan bekal dalam perjalanan mereka, dia menugaskan pembantunya untuk memasukkan piala, yakni gelas minuman yang pada saat itu digunakan untuk menakar, ke dalam karung saudara kandung-nya, Bunyamin.

Kemudian setelah saudara-saudaranya berangkat, Nabi Yusuf memberitahu para pembantunya bahwa piala yang digunakan untuk menakar telah hilang, barangkali diambil atau terbawa oleh kafilah yang baru saja pergi. Para pembantu Nabi Yusuf lantas mengejar kafilah tersebut. Ketika mereka berhasil mendekati kafilah anak-anak Nabi Yakub, berteriaklah seseorang yang mengejar, seraya menyerukan, “Wahai kafilah! Sesungguhnya kamu pasti para pencuri.”

Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI · Daftar tafsir 114 surat

Untuk membaca keseluruhan 111 ayat, kunjungi halaman utama Surat Yusuf lengkap dengan teks Arab, Latin, terjemahan, dan audio murottal tanpa iklan.

Ayat lain dalam Surat Yusuf