Surat Al-Adiyat

Kuda Perang yang Berlari Kencang•Makkiyah•11 ayat•Juz 30

Tentang Surat Al-Adiyat

Al-Adiyat bersumpah demi kuda perang yang berlari kencang, berderap dengan kuku besinya, menyemburkan nafas, dan menerobos musuh di pagi hari sebagai gambaran semangat juang. Surat ini mengecam sifat manusia yang sangat kufur nikmat dan sangat cinta harta, sehingga tidak mau berinfak di jalan Allah meski kelak isi kubur akan terungkap.

Sekilas Surat Al-Adiyat

Surat ke-100 ini terdiri dari 11 ayat dan termasuk surat Makkiyah, diturunkan setelah Surat Al-Asr. Namanya berarti kuda yang berlari kencang, diambil dari ayat pertama.

Pokok isi Surat Al-Adiyat

  • Sumpah Allah demi kuda perang yang berlari kencang, memercikkan api dari kukunya, dan menyerbu di waktu pagi.
  • Manusia sangat ingkar kepada Tuhannya dan sangat mencintai harta.
  • Ancaman balasan ketika isi kubur dibangkitkan dan isi hati ditampakkan.

Hubungan dengan Surat Al-Qariah

Al-Adiyat ditutup dengan menyebut hari kiamat, lalu Al-Qariah seluruhnya menjelaskan hari kiamat itu.

Diringkas dari Mukadimah Al-Qur'an dan Terjemahannya, Kementerian Agama RI.

Bacaan Surat Al-Adiyat Arab, Latin dan Artinya

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

وَالْعٰدِيٰتِ ضَبْحًاۙ

Wal-‘ādiyāti ḍabḥā(n).

Demi kuda-kuda perang yang berlari kencang terengah-engah,

فَالْمُوْرِيٰتِ قَدْحًاۙ

Fal-mūriyāti qadḥā(n).

yang memercikkan bunga api (dengan entakan kakinya),

فَالْمُغِيْرٰتِ صُبْحًاۙ

Fal-mugīrāti ṣubḥā(n).

yang menyerang (dengan tiba-tiba) pada waktu pagi

فَاَثَرْنَ بِهٖ نَقْعًاۙ

Fa'aṡarna bihī naq‘ā(n).

sehingga menerbangkan debu,

فَوَسَطْنَ بِهٖ جَمْعًاۙ

Fawasaṭna bihī jam‘ā(n).

lalu menyerbu ke tengah-tengah kumpulan musuh,

اِنَّ الْاِنْسَانَ لِرَبِّهٖ لَكَنُوْدٌ ۚ

Innal-insāna lirabbihī lakanūd(un).

sesungguhnya manusia itu sangatlah ingkar kepada Tuhannya.

وَاِنَّهٗ عَلٰى ذٰلِكَ لَشَهِيْدٌۚ

Wa innahū ‘alā żālika lasyahīd(un).

Sesungguhnya dia benar-benar menjadi saksi atas hal itu (keingkarannya).

وَاِنَّهٗ لِحُبِّ الْخَيْرِ لَشَدِيْدٌ ۗ

Wa innahū liḥubbil-khairi lasyadīd(un).

Sesungguhnya cintanya pada harta benar-benar berlebihan.

۞ اَفَلَا يَعْلَمُ اِذَا بُعْثِرَ مَا فِى الْقُبُوْرِۙ

Afalā ya‘lamu iżā bu‘ṡira mā fil-qubūr(i).

Maka, tidakkah dia mengetahui (apa yang akan dialaminya) apabila dikeluarkan apa yang ada di dalam kubur

وَحُصِّلَ مَا فِى الصُّدُوْرِۙ

Wa ḥuṣṣila mā fiṣ-ṣudūr(i).

dan ditampakkan apa yang tersimpan di dalam dada?

اِنَّ رَبَّهُمْ بِهِمْ يَوْمَىِٕذٍ لَّخَبِيْرٌ ࣖ

Inna rabbahum bihim yauma'iżil lakhabīr(un).

Sesungguhnya Tuhan mereka pada hari itu benar-benar Mahateliti terhadap (keadaan) mereka.

Teks Arab, Latin, terjemahan, dan tafsir bersumber dari Kementerian Agama RI, dengan transliterasi mengikuti SKB Menteri Agama dan Menteri P dan K 1987 serta ejaan KBBI.

Daftar Surat Al-Quran Populer

Pertanyaan seputar Surat Al-Adiyat

Apa isi kandungan Surat Al-Adiyat?
Al-Adiyat bersumpah demi kuda perang yang berlari kencang, berderap dengan kuku besinya, menyemburkan nafas, dan menerobos musuh di pagi hari sebagai gambaran semangat juang. Surat ini mengecam sifat manusia yang sangat kufur nikmat dan sangat cinta harta, sehingga tidak mau berinfak di jalan Allah meski kelak isi kubur akan terungkap.
Surat Al-Adiyat ada berapa ayat?
Surat Al-Adiyat terdiri dari 11 ayat. Surat ke-100 ini termasuk surat Makkiyah dan terletak di juz 30, halaman 599–600 pada mushaf standar 604 halaman, setelah Surat Az-Zalzalah dan sebelum Surat Al-Qariah.
Apa arti nama Surat Al-Adiyat?
Al-Adiyat (العاديات) berarti “Kuda Perang yang Berlari Kencang”. Kata ini disebut pada ayat 1: “Demi kuda-kuda perang yang berlari kencang terengah-engah,”
Surat Al-Adiyat diturunkan setelah surat apa?
Menurut Mukadimah Al-Qur'an dan Terjemahannya (Kemenag), Surat Al-Adiyat diturunkan setelah Surat Al-Asr, dan sesudahnya turun Surat Al-Kausar. Surat ini termasuk surat Makkiyah.