Surat Al Adiyat

Kuda Yang Berlari Kencang • Makkiyah • 11 ayat

Tentang Surat Al-'Adiyat

Baca Surat Al-'Adiyat (Kuda Perang yang Berlari Kencang — العاديات) lengkap dengan teks Latin, Arab, dan terjemahan bahasa Indonesia. Berikut adalah 11 ayat Makkiyah (Juz 30) — surat ke-100 dalam Al-Quran yang bisa Anda akses dengan cepat, ringan, dan tanpa iklan. Al-Adiyat bersumpah demi kuda perang yang berlari kencang, berderap dengan kuku besinya, menyemburkan nafas, dan menerobos musuh di pagi hari sebagai gambaran semangat juang. Surat ini mengecam sifat manusia yang sangat kufur nikmat dan sangat cinta harta, sehingga tidak mau berinfak di jalan Allah meski kelak isi kubur akan terungkap..

Tema Utama

  • Sumpah Allah demi kuda perang yang berlari kencang
  • Sifat manusia yang kufur dan tidak bersyukur kepada Tuhannya
  • Kecintaan manusia yang berlebihan terhadap harta dunia
  • Peringatan tentang Hari Kebangkitan saat isi kubur dibongkar
  • Allah Maha Mengetahui segala isi hati manusia

Kandungan Surat

Ayat 1-5Sumpah demi kuda perang — Allah bersumpah demi kuda-kuda perang yang berlari kencang terengah-engah, yang memercikkan bunga api dengan pukulan kuku kakinya, yang menyerbu di waktu pagi, yang menerbangkan debu, dan yang menyerbu ke tengah-tengah musuh.
Ayat 6-8Sifat buruk manusia — sesungguhnya manusia itu sangat tidak bersyukur (kufur) kepada Tuhannya, dan dia sendiri menjadi saksi atas ketidaksyukurannya itu. Manusia sangat mencintai harta benda secara berlebihan.
Ayat 9-11Hari Pembalasan — tidakkah manusia mengetahui bahwa apabila isi kubur dibongkar dan apa yang tersimpan dalam dada (hati) dikeluarkan, sesungguhnya Tuhan mereka pada hari itu benar-benar Maha Mengetahui keadaan mereka.

Keutamaan

  • Surat Al-'Adiyat mengandung peringatan keras tentang sifat kufur nikmat yang menjadi tabiat manusia, sehingga menjadi pengingat penting untuk selalu bersyukur.
  • Para mufasir menyebutkan bahwa sumpah dengan kuda perang menunjukkan keagungan jihad di jalan Allah dan pengorbanan para mujahidin.
  • Imam Al-Qurthubi menyebutkan bahwa surat ini termasuk surat yang dibaca Nabi ﷺ dalam shalat Subuh karena kandungannya yang menggerakkan hati.

Asbab Nuzul

Surat Al-'Adiyat adalah surat Makkiyah yang turun di Mekkah. Terdapat perbedaan pendapat di kalangan mufasir tentang konteks turunnya: sebagian menyebutkan bahwa surat ini turun berkenaan dengan kuda-kuda perang yang digunakan dalam ekspedisi militer, sementara sebagian lain meriwayatkan bahwa yang dimaksud adalah unta-unta yang berlari dari Arafah ke Muzdalifah saat haji. Pendapat yang lebih kuat adalah bahwa surat ini turun untuk mengingatkan manusia tentang sifat buruknya yang kufur nikmat dan terlalu mencintai harta, dengan menggunakan gambaran kuda perang sebagai pembuka yang menggetarkan hati.

Sumber: Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir Al-Qurthubi, Tafsir Ath-Thabari

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
1

وَالْعٰدِيٰتِ ضَبْحًاۙ

wal-‘âdiyâti dlab-ḫâ

Demi kuda-kuda perang yang berlari kencang terengah-engah,

2

فَالْمُوْرِيٰتِ قَدْحًاۙ

fal-mûriyâti qad-ḫâ

yang memercikkan bunga api (dengan entakan kakinya),

3

فَالْمُغِيْرٰتِ صُبْحًاۙ

fal-mughîrâti shub-ḫâ

yang menyerang (dengan tiba-tiba) pada waktu pagi

4

فَاَثَرْنَ بِهٖ نَقْعًاۙ

fa atsarna bihî naq‘â

sehingga menerbangkan debu,

5

فَوَسَطْنَ بِهٖ جَمْعًاۙ

fa wasathna bihî jam‘â

lalu menyerbu ke tengah-tengah kumpulan musuh,

6

اِنَّ الْاِنْسَانَ لِرَبِّهٖ لَكَنُوْدٌۚ

innal-insâna lirabbihî lakanûd

sesungguhnya manusia itu sangatlah ingkar kepada Tuhannya.

7

وَاِنَّهٗ عَلٰى ذٰلِكَ لَشَهِيْدٌۚ

wa innahû ‘alâ dzâlika lasyahîd

Sesungguhnya dia benar-benar menjadi saksi atas hal itu (keingkarannya).

8

وَاِنَّهٗ لِحُبِّ الْخَيْرِ لَشَدِيْدٌۗ

wa innahû liḫubbil-khairi lasyadîd

Sesungguhnya cintanya pada harta benar-benar berlebihan.

9

۞ اَفَلَا يَعْلَمُ اِذَا بُعْثِرَ مَا فِى الْقُبُوْرِۙ

a fa lâ ya‘lamu idzâ bu‘tsira mâ fil-qubûr

Maka, tidakkah dia mengetahui (apa yang akan dialaminya) apabila dikeluarkan apa yang ada di dalam kubur

10

وَحُصِّلَ مَا فِى الصُّدُوْرِۙ

wa hushshila mâ fish-shudûr

dan ditampakkan apa yang tersimpan di dalam dada?

11

اِنَّ رَبَّهُمْ بِهِمْ يَوْمَىِٕذٍ لَّخَبِيْرٌࣖ

inna rabbahum bihim yauma'idzil lakhabîr

Sesungguhnya Tuhan mereka pada hari itu benar-benar Mahateliti terhadap (keadaan) mereka.

Anda baru saja membaca Surat Al-'Adiyat.
Kami baru saja menghapus semua iklan dari situs ini.
Donasi Anda yang menjaga Litequran.net tetap bebas iklan — untuk Anda dan ratusan ribu pembaca lainnya.

Donasi Sekarang

Pertanyaan Umum tentang Surat Al-'Adiyat

Apa isi kandungan Surat Al-'Adiyat?

Al-Adiyat bersumpah demi kuda perang yang berlari kencang, berderap dengan kuku besinya, menyemburkan nafas, dan menerobos musuh di pagi hari sebagai gambaran semangat juang. Surat ini mengecam sifat manusia yang sangat kufur nikmat dan sangat cinta harta, sehingga tidak mau berinfak di jalan Allah meski kelak isi kubur akan terungkap. Surat Al-'Adiyat terdiri dari 11 ayat dan termasuk golongan surat Makkiyah (diturunkan di Mekkah).

Berapa jumlah ayat Surat Al-'Adiyat?

Surat Al-'Adiyat terdiri dari 11 ayat dan terdapat pada juz 30 dalam Al-Quran. Estimasi waktu membaca dengan tartil beserta terjemahannya sekitar 2 menit.

Mengapa surat ini dinamakan Al-'Adiyat (Kuda Perang yang Berlari Kencang)?

Nama "Al-'Adiyat" (العاديات) berarti "Kuda Perang yang Berlari Kencang" dalam bahasa Indonesia. Penamaan ini merujuk pada tema atau kisah utama yang dibahas dalam surat. Surat ini merupakan surat ke-100 dalam urutan mushaf Al-Quran.

Apakah Surat Al-'Adiyat Makkiyah atau Madaniyah?

Surat Al-'Adiyat termasuk golongan surat Makkiyah, yaitu surat yang diturunkan di Mekkah. Surat Makkiyah umumnya membahas tema keimanan, tauhid, hari akhir, dan kisah para nabi sebagai penguatan akidah umat Islam di masa awal dakwah.

Kapan waktu terbaik membaca Surat Al-'Adiyat?

Surat Al-'Adiyat dapat dibaca kapan saja, terutama saat berdzikir dan bermunajat kepada Allah. Sebagai surat Makkiyah yang berisi penguatan iman dan tauhid, membacanya di waktu tenang seperti sepertiga malam terakhir atau setelah shalat Subuh sangat dianjurkan.

Apa keutamaan membaca Surat Al-'Adiyat?

Surat Al-'Adiyat mengandung peringatan keras tentang sifat kufur nikmat yang menjadi tabiat manusia, sehingga menjadi pengingat penting untuk selalu bersyukur. Para mufasir menyebutkan bahwa sumpah dengan kuda perang menunjukkan keagungan jihad di jalan Allah dan pengorbanan para mujahidin. Imam Al-Qurthubi menyebutkan bahwa surat ini termasuk surat yang dibaca Nabi ﷺ dalam shalat Subuh karena kandungannya yang menggerakkan hati.