Surat Al Falaq

Subuh • Makkiyah • 5 ayat

Tentang Surat Al-Falaq

Baca Surat Al-Falaq (Waktu Subuh — الفلق) lengkap dengan teks Latin, Arab, dan terjemahan bahasa Indonesia. Berikut adalah 5 ayat Makkiyah (Juz 30) — surat ke-113 dalam Al-Quran yang bisa Anda akses dengan cepat, ringan, dan tanpa iklan. Al-Falaq adalah surat perlindungan yang mengajarkan doa berlindung kepada Allah Tuhan yang menguasai subuh dari empat kejahatan: kejahatan makhluk ciptaan-Nya, kejahatan malam pekat, kejahatan para penyihir yang meniup buhul, dan kejahatan orang yang dengki. Bersama An-Nas disebut Al-Mu'awwidzatain yang disunahkan dibaca setiap pagi dan petang..

Tema Utama

  • Memohon perlindungan kepada Tuhan yang menguasai waktu Subuh
  • Perlindungan dari kejahatan seluruh makhluk ciptaan-Nya
  • Perlindungan dari kegelapan malam yang menyelimuti
  • Perlindungan dari kejahatan tukang-tukang sihir (peniup buhul)
  • Perlindungan dari kejahatan orang yang dengki (hasud)

Kandungan Surat

Ayat 1Perintah berlindung — 'Katakanlah: Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai waktu Subuh (Rabbil Falaq)' — Allah yang membelah kegelapan malam dengan cahaya fajar.
Ayat 2Perlindungan dari kejahatan makhluk — dari kejahatan semua makhluk yang Dia ciptakan, mencakup segala bentuk bahaya dari makhluk hidup maupun benda-benda.
Ayat 3Perlindungan dari kegelapan — dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, karena pada malam hari banyak kejahatan, binatang buas, dan makhluk jahat yang berkeliaran.
Ayat 4Perlindungan dari sihir — dari kejahatan tukang-tukang sihir perempuan (atau peniup-peniup) yang meniup pada buhul-buhul (simpul tali), yaitu praktik sihir yang membahayakan.
Ayat 5Perlindungan dari hasud — dari kejahatan orang yang dengki apabila ia mendengki, karena kedengkian dapat menimbulkan niat jahat dan perbuatan buruk terhadap orang yang didengki.

Keutamaan

  • Nabi ﷺ bersabda: "Bacalah Qul A'udzu birabbil Falaq dan Qul A'udzu birabbin Nas, karena tidak ada permohonan perlindungan yang lebih baik dari keduanya." (HR. An-Nasa'i)
  • Nabi ﷺ setiap malam sebelum tidur mengumpulkan kedua telapak tangan, meniupnya, lalu membaca Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas, kemudian mengusapkannya ke seluruh tubuh. Beliau melakukannya tiga kali. (HR. Bukhari)
  • Surat Al-Falaq dan An-Nas (Al-Mu'awwidzatain) digunakan Nabi ﷺ sebagai ruqyah (doa penyembuhan) ketika beliau terkena sihir Labid bin Al-A'sham. (HR. Bukhari & Muslim)

Asbab Nuzul

Surat Al-Falaq adalah surat Makkiyah menurut pendapat mayoritas ulama. Surat ini bersama surat An-Nas (Al-Mu'awwidzatain) turun berkenaan dengan peristiwa sihir yang dilakukan oleh Labid bin Al-A'sham, seorang Yahudi, terhadap Nabi ﷺ. Jibril alaihissalam turun memberitahu Nabi ﷺ dan memerintahkannya membaca kedua surat ini sebagai ruqyah, sehingga sihir tersebut terlepas.

Sumber: Tafsir Ibnu Katsir, Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan An-Nasa'i

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
1

قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِۙ

qul a‘ûdzu birabbil-falaq

Katakanlah (Nabi Muhammad), “Aku berlindung kepada Tuhan yang (menjaga) fajar (subuh)

2

مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَۙ

min syarri mâ khalaq

dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan,

3

وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ اِذَا وَقَبَۙ

wa min syarri ghâsiqin idzâ waqab

dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,

4

وَمِنْ شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِى الْعُقَدِۙ

wa min syarrin-naffâtsâti fil-‘uqad

dari kejahatan perempuan-perempuan (penyihir) yang meniup pada buhul-buhul (talinya),

5

وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَࣖ

wa min syarri ḫâsidin idzâ ḫasad

dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki.”

Anda baru saja membaca Surat Al-Falaq.
Kami baru saja menghapus semua iklan dari situs ini.
Donasi Anda yang menjaga Litequran.net tetap bebas iklan — untuk Anda dan ratusan ribu pembaca lainnya.

Donasi Sekarang

Pertanyaan Umum tentang Surat Al-Falaq

Apa isi kandungan Surat Al-Falaq?

Al-Falaq adalah surat perlindungan yang mengajarkan doa berlindung kepada Allah Tuhan yang menguasai subuh dari empat kejahatan: kejahatan makhluk ciptaan-Nya, kejahatan malam pekat, kejahatan para penyihir yang meniup buhul, dan kejahatan orang yang dengki. Bersama An-Nas disebut Al-Mu'awwidzatain yang disunahkan dibaca setiap pagi dan petang. Surat Al-Falaq terdiri dari 5 ayat dan termasuk golongan surat Makkiyah (diturunkan di Mekkah).

Berapa jumlah ayat Surat Al-Falaq?

Surat Al-Falaq terdiri dari 5 ayat dan terdapat pada juz 30 dalam Al-Quran. Estimasi waktu membaca dengan tartil beserta terjemahannya sekitar 1 menit.

Mengapa surat ini dinamakan Al-Falaq (Waktu Subuh)?

Nama "Al-Falaq" (الفلق) berarti "Waktu Subuh" dalam bahasa Indonesia. Penamaan ini merujuk pada tema atau kisah utama yang dibahas dalam surat. Surat ini merupakan surat ke-113 dalam urutan mushaf Al-Quran.

Apakah Surat Al-Falaq Makkiyah atau Madaniyah?

Surat Al-Falaq termasuk golongan surat Makkiyah, yaitu surat yang diturunkan di Mekkah. Surat Makkiyah umumnya membahas tema keimanan, tauhid, hari akhir, dan kisah para nabi sebagai penguatan akidah umat Islam di masa awal dakwah.

Kapan waktu terbaik membaca Surat Al-Falaq?

Surat Al-Falaq dapat dibaca kapan saja, terutama saat berdzikir dan bermunajat kepada Allah. Sebagai surat Makkiyah yang berisi penguatan iman dan tauhid, membacanya di waktu tenang seperti sepertiga malam terakhir atau setelah shalat Subuh sangat dianjurkan.

Apa keutamaan membaca Surat Al-Falaq?

Nabi ﷺ bersabda: "Bacalah Qul A'udzu birabbil Falaq dan Qul A'udzu birabbin Nas, karena tidak ada permohonan perlindungan yang lebih baik dari keduanya." (HR. An-Nasa'i) Nabi ﷺ setiap malam sebelum tidur mengumpulkan kedua telapak tangan, meniupnya, lalu membaca Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas, kemudian mengusapkannya ke seluruh tubuh. Beliau melakukannya tiga kali. (HR. Bukhari) Surat Al-Falaq dan An-Nas (Al-Mu'awwidzatain) digunakan Nabi ﷺ sebagai ruqyah (doa penyembuhan) ketika beliau terkena sihir Labid bin Al-A'sham. (HR. Bukhari & Muslim)