وَاِذَا قُرِئَ عَلَيْهِمُ الْقُرْاٰنُ لَا يَسْجُدُوْنَ ۗ ۩
Wa iżā quri'a ‘alaihimul-qur'ānu lā yasjudūn(a).
Apabila Al-Qur’an dibacakan kepada mereka, mereka tidak (mau) bersujud,
وَاِذَا قُرِئَ عَلَيْهِمُ الْقُرْاٰنُ لَا يَسْجُدُوْنَ ۗ ۩
Wa iżā quri'a ‘alaihimul-qur'ānu lā yasjudūn(a).
Apabila Al-Qur’an dibacakan kepada mereka, mereka tidak (mau) bersujud,
Dan mengapa pula apabila Al-Qur’an yang penuh nilai kebenaran dan sastra yang tinggi itu dibacakan kepada mereka, mereka tidak mau bersujud kepada Allah dan tunduk pada ajaran Al-Qur’an, padahal kaum kafir itu selalu menyanjung dan mengagumi karya sastra yang bernilai tinggi?
Dalam ayat ini, Allah menerangkan bahwa mereka tidak mau mengakui bahwa Al-Qur’an itu kalam Ilahi yang harus dimuliakan dan dipatuhi serta mengakui bahwa sesungguhnya Nabi Muhammad saw utusan Allah.
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI · Daftar tafsir 114 surat
Untuk membaca keseluruhan 25 ayat, kunjungi halaman utama Surat Al-Insyiqaq lengkap dengan teks Arab, Latin, terjemahan, dan audio murottal tanpa iklan.