وَّيَصْلٰى سَعِيْرًاۗ
Wa yaṣlā sa‘īrā(n).
Dia akan memasuki (neraka) Sa‘ir (yang menyala-nyala).
وَّيَصْلٰى سَعِيْرًاۗ
Wa yaṣlā sa‘īrā(n).
Dia akan memasuki (neraka) Sa‘ir (yang menyala-nyala).
Dan tidak hanya itu, dia juga akan masuk ke dalam api neraka yang menyala-nyala dan kadar panasnya jauh lebih tinggi daripada api dunia.
Dalam ayat-ayat ini, Allah menerangkan bahwa golongan kedua adalah mereka yang banyak mengerjakan perbuatan maksiat, durhaka, dan tidak diridai Allah. Mereka akan menerima catatan perbuatan mereka dengan tangan kiri, dan dari belakang, kemudian mereka dimasukkan ke dalam neraka.
وَاَمَّا مَنْ اُوْتِيَ كِتٰبَهٗ بِشِمَالِهٖ ەۙ فَيَقُوْلُ يٰلَيْتَنِيْ لَمْ اُوْتَ كِتٰبِيَهْۚ ٢٥ وَلَمْ اَدْرِ مَا حِسَابِيَهْۚ ٢٦ يٰلَيْتَهَا كَانَتِ الْقَاضِيَةَۚ ٢٧ مَآ اَغْنٰى عَنِّيْ مَالِيَهْۚ ٢٨ هَلَكَ عَنِّيْ سُلْطٰنِيَهْۚ ٢٩
Dan adapun orang yang kitabnya diberikan di tangan kirinya, maka dia berkata, “Alangkah baiknya jika kitabku (ini) tidak diberikan kepadaku. Sehingga aku tidak mengetahui bagaimana perhitunganku. Wahai, kiranya (kematian) itulah yang menyudahi segala sesuatu. Hartaku sama sekali tidak berguna bagiku. Kekuasaanku telah hilang dariku.” (al-Ḥāqqah/69: 25-29)
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI · Daftar tafsir 114 surat
Untuk membaca keseluruhan 25 ayat, kunjungi halaman utama Surat Al-Insyiqaq lengkap dengan teks Arab, Latin, terjemahan, dan audio murottal tanpa iklan.