Tafsir Al-Kahfi Ayat 1

1

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْٓ اَنْزَلَ عَلٰى عَبْدِهِ الْكِتٰبَ وَلَمْ يَجْعَلْ لَّهٗ عِوَجًا ۜ

Al-ḥamdu lillāhil-lażī anzala ‘alā ‘abdihil-kitāba wa lam yaj‘al lahū ‘iwajā(n).

Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan Kitab Suci (Al-Qur’an) kepada hamba-Nya dan Dia tidak membuat padanya sedikit pun kebengkokan.442

442) Dalam Al-Qur’an, tidak ada makna yang saling berlawanan dan tidak ada penyimpangan dari kebenaran.

Tafsir Ringkas Surat Al-Kahfi Ayat 1

Pada akhir Surah al-Isra’, Rasulullah diperintah agar memuji Allah dan menyucikannya dari segala kekurangan. Surah ini dimulai dengan menyampaikan kewajaran Allah menyandang pujian itu dengan mengingatkan tentang keharusan memuji dan menaati perintahnya sesuai dengan yang digariskan agama dalam kitab suci Al-Qur’an. Segala puji hanya tertuju bagi Allah yang telah menurunkan kepada hamba-Nya, yaitu Nabi Muhammad Al-Kitab, yakni Al-Qur’an, dan Dia tidak membuat padanya kebengkokan, baik redaksi maupun maknanya.

Ayat demi ayatnya saling menjelaskan tidak ada pertentangan satu dengan lainnya.

Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI · Daftar tafsir 114 surat

Untuk membaca keseluruhan 110 ayat, kunjungi halaman utama Surat Al-Kahfi lengkap dengan teks Arab, Latin, terjemahan, dan audio murottal tanpa iklan.

Ayat lain dalam Surat Al-Kahfi