اِنَّآ اَعْطَيْنٰكَ الْكَوْثَرَۗ
innâ a‘thainâkal-kautsar
Sesungguhnya Kami telah memberimu (Nabi Muhammad) nikmat yang banyak.
Baca Surat Al-Kausar (Nikmat yang Berlimpah — الكوثر) lengkap dengan teks Latin, Arab, dan terjemahan bahasa Indonesia. Berikut adalah 3 ayat Makkiyah (Juz 30) — surat ke-108 dalam Al-Quran yang bisa Anda akses dengan cepat, ringan, dan tanpa iklan. Al-Kausar menjadi penghibur Rasulullah saat musuh-musuhnya mengejek beliau sebagai orang yang terputus keturunannya karena putra-putranya meninggal, dengan kabar bahwa Allah telah memberi beliau Al-Kausar yaitu telaga di surga. Surat ini memerintahkan shalat dan berkurban sebagai wujud syukur, serta menegaskan bahwa justru musuh-musuh beliaulah yang abtar (terputus)..
Surat Al-Kausar adalah surat Makkiyah yang turun sebagai penghibur dan penguatan hati Nabi ﷺ. Ketika putra Nabi ﷺ yaitu Abdullah (atau Qasim) wafat, Al-'Ash bin Wa'il As-Sahmi menyebut Nabi ﷺ sebagai 'abtar' (orang yang terputus keturunannya). Maka Allah menurunkan surat ini untuk menegaskan bahwa justru Nabi ﷺ yang diberi nikmat berlimpah, dan pembencinya lah yang akan terputus.
Sumber: Tafsir Ibnu Katsir, Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan At-Tirmidzi, Musnad Ahmad
اِنَّآ اَعْطَيْنٰكَ الْكَوْثَرَۗ
innâ a‘thainâkal-kautsar
Sesungguhnya Kami telah memberimu (Nabi Muhammad) nikmat yang banyak.
فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْۗ
fa shalli lirabbika wan-ḫar
Maka, laksanakanlah salat karena Tuhanmu dan berkurbanlah!
اِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْاَبْتَرُࣖ
inna syâni'aka huwal-abtar
Sesungguhnya orang yang membencimu, dialah yang terputus (dari rahmat Allah).
Anda baru saja membaca Surat Al-Kausar.
Kami baru saja menghapus semua iklan dari situs ini.
Donasi Anda yang menjaga Litequran.net tetap bebas iklan — untuk Anda dan ratusan ribu pembaca lainnya.
Al-Kausar menjadi penghibur Rasulullah saat musuh-musuhnya mengejek beliau sebagai orang yang terputus keturunannya karena putra-putranya meninggal, dengan kabar bahwa Allah telah memberi beliau Al-Kausar yaitu telaga di surga. Surat ini memerintahkan shalat dan berkurban sebagai wujud syukur, serta menegaskan bahwa justru musuh-musuh beliaulah yang abtar (terputus). Surat Al-Kausar terdiri dari 3 ayat dan termasuk golongan surat Makkiyah (diturunkan di Mekkah).
Surat Al-Kausar terdiri dari 3 ayat dan terdapat pada juz 30 dalam Al-Quran. Estimasi waktu membaca dengan tartil beserta terjemahannya sekitar 1 menit.
Nama "Al-Kausar" (الكوثر) berarti "Nikmat yang Berlimpah" dalam bahasa Indonesia. Penamaan ini merujuk pada tema atau kisah utama yang dibahas dalam surat. Surat ini merupakan surat ke-108 dalam urutan mushaf Al-Quran.
Surat Al-Kausar termasuk golongan surat Makkiyah, yaitu surat yang diturunkan di Mekkah. Surat Makkiyah umumnya membahas tema keimanan, tauhid, hari akhir, dan kisah para nabi sebagai penguatan akidah umat Islam di masa awal dakwah.
Surat Al-Kausar dapat dibaca kapan saja, terutama saat berdzikir dan bermunajat kepada Allah. Sebagai surat Makkiyah yang berisi penguatan iman dan tauhid, membacanya di waktu tenang seperti sepertiga malam terakhir atau setelah shalat Subuh sangat dianjurkan.
Nabi ﷺ bersabda: "Al-Kausar adalah sungai di surga yang dijanjikan Tuhanku kepadaku. Airnya lebih putih dari susu, lebih manis dari madu, dan di sisinya terdapat burung-burung yang lehernya seperti leher unta." (HR. Ahmad & Tirmidzi) Surat Al-Kausar adalah surat terpendek dalam Al-Quran (3 ayat), namun mengandung janji agung dari Allah kepada Nabi-Nya ﷺ. Nabi ﷺ bersabda tentang Telaga Al-Kausar: "Belantinya (wadah minumnya) sebanyak bintang-bintang di langit. Barang siapa minum darinya, ia tidak akan haus selamanya." (HR. Bukhari & Muslim)