Surat An-Nas

Manusia•Makkiyah•6 ayat•Juz 30

Tentang Surat An-Nas

An-Nas adalah surat penutup Al-Quran yang mengajarkan doa berlindung kepada Allah sebagai Tuhan, Raja, dan Ilah seluruh manusia dari kejahatan bisikan setan yang merasuk ke dalam dada. Surat ini menegaskan bahwa musuh terbesar manusia adalah bisikan setan baik dari golongan jin maupun manusia yang senantiasa mengajak kepada keburukan.

Sekilas Surat An-Nas

Surat ke-114 ini terdiri dari 6 ayat dan termasuk surat Makkiyah, diturunkan setelah Surat Al-Falaq. Namanya berarti manusia, dari kata an-nas yang berulang kali disebut dalam surat ini. Sebagai surat penutup, An-Nas melengkapi Al-Fatihah: Al-Quran dibuka dengan permohonan petunjuk dan pertolongan kepada Allah, lalu ditutup dengan permohonan perlindungan kepada-Nya dari segala kejahatan.

Pokok isi Surat An-Nas

  • Perintah berlindung kepada Allah, Tuhan, Raja, dan Sembahan seluruh manusia.
  • Berlindung dari kejahatan bisikan setan yang bersembunyi.
  • Bisikan jahat itu masuk ke dalam dada manusia, dan datang dari golongan jin maupun manusia.

Diringkas dari Mukadimah Al-Qur'an dan Terjemahannya, Kementerian Agama RI.

Bacaan Surat An-Nas Arab, Latin dan Artinya

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِۙ

Qul a‘ūżu birabbin-nās(i).

Katakanlah (Nabi Muhammad), “Aku berlindung kepada Tuhan manusia,

مَلِكِ النَّاسِۙ

Malikin-nās(i).

raja manusia,

اِلٰهِ النَّاسِۙ

Ilāhin-nās(i).

sembahan manusia

مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ ەۙ الْخَنَّاسِۖ

Min syarril-waswāsil-khannās(i).

dari kejahatan (setan) pembisik yang bersembunyi

الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّاسِۙ

Allażī yuwaswisu fī ṣudūrin-nās(i).

yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,

مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ ࣖ

Minal jinnati wan-nās(i).

dari (golongan) jin dan manusia.”

Teks Arab, Latin, terjemahan, dan tafsir bersumber dari Kementerian Agama RI, dengan transliterasi mengikuti SKB Menteri Agama dan Menteri P dan K 1987 serta ejaan KBBI.

Daftar Surat Al-Quran Populer

Pertanyaan seputar Surat An-Nas

Apa keutamaan Surat An-Nas dan Al-Falaq?
Rasulullah bersabda, "Tidakkah engkau lihat ayat-ayat yang diturunkan malam ini? Belum pernah terlihat yang semisal dengannya, yaitu Qul a‘ūżu birabbil-falaq dan Qul a‘ūżu birabbin-nās" (HR. Muslim no. 814). Keduanya disebut al-mu'awwidzatain, yaitu dua surat perlindungan.
Kapan dianjurkan membaca An-Nas dan Al-Falaq?
Sebelum tidur bersama Al-Ikhlas, dengan meniupkannya ke telapak tangan lalu mengusapkannya ke tubuh (HR. Al-Bukhari no. 5017). Juga pagi dan petang, masing-masing tiga kali (HR. Abu Dawud no. 5082 dan At-Tirmidzi no. 3575; hasan).
Apa isi kandungan Surat An-Nas?
An-Nas adalah surat penutup Al-Quran yang mengajarkan doa berlindung kepada Allah sebagai Tuhan, Raja, dan Ilah seluruh manusia dari kejahatan bisikan setan yang merasuk ke dalam dada. Surat ini menegaskan bahwa musuh terbesar manusia adalah bisikan setan baik dari golongan jin maupun manusia yang senantiasa mengajak kepada keburukan.
Surat An-Nas ada berapa ayat?
Surat An-Nas terdiri dari 6 ayat. Surat ke-114 ini termasuk surat Makkiyah dan terletak di juz 30, halaman 604 pada mushaf standar 604 halaman, sekaligus surat terakhir dalam Al-Quran.
Apa arti nama Surat An-Nas?
An-Nas (الناس) berarti “Manusia”. Kata ini disebut pada ayat 1: “Katakanlah (Nabi Muhammad), “Aku berlindung kepada Tuhan manusia,”
Surat An-Nas diturunkan setelah surat apa?
Menurut Mukadimah Al-Qur'an dan Terjemahannya (Kemenag), Surat An-Nas diturunkan setelah Surat Al-Falaq, dan sesudahnya turun Surat Al-Ikhlas. Surat ini termasuk surat Makkiyah.