Tafsir Ar-Rad Ayat 43

43

وَيَقُوْلُ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا لَسْتَ مُرْسَلًا ۗ قُلْ كَفٰى بِاللّٰهِ شَهِيْدًاۢ بَيْنِيْ وَبَيْنَكُمْۙ وَمَنْ عِنْدَهٗ عِلْمُ الْكِتٰبِ ࣖ

Wa yaqūlul-lażīna kafarū lasta mursalā(n), qul kafā billāhi syahīdam bainī wa bainakum, wa man ‘indahū ‘ilmul-kitāb(i).

Orang-orang yang kufur berkata, “Engkau (Nabi Muhammad) bukanlah seorang Rasul.” Katakanlah, “Cukuplah Allah dan orang yang menguasai ilmu al-Kitab383 menjadi saksi antara aku dan kamu.”

383) Yang dimaksud orang yang menguasai ilmu al-Kitab adalah ulama Ahlulkitab yang memeluk Islam.

Tafsir Ringkas Surat Ar-Rad Ayat 43

Kaum kafir menolak kerasulan Nabi Muhammad. Dan orang-orang kafir berkata, “Engkau, wahai Muhammad, bukanlah seorang rasul, melainkan pesihir.” Jika mereka berkata demikian, katakanlah kepada mereka, “Cukuplah Allah Yang Maha Mengetahui dan orang yang menguasai ilmu Al-Kitab-Yahudi dan Nasrani yang mengimani risalahku dan Al-Qur'an yang aku sampaikan-yang bertindak menjadi saksi antara aku sebagai penyampai kebenaran yang termaktub dalam Al-Qur'an dan kamu yang menolak kebenaran Al-Qur'an itu.”

Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI · Daftar tafsir 114 surat

Untuk membaca keseluruhan 43 ayat, kunjungi halaman utama Surat Ar-Rad lengkap dengan teks Arab, Latin, terjemahan, dan audio murottal tanpa iklan.

Ayat lain dalam Surat Ar-Rad