Tentang Surat At-Takasur
At-Takasur mengecam manusia yang terlena oleh perlombaan memperbanyak harta dan keturunan hingga melalaikan akhirat, bahkan sampai mengunjungi kuburan untuk membanggakan leluhur. Surat ini memperingatkan bahwa mereka kelak akan diperlihatkan neraka Jahim, lalu pada hari kiamat akan ditanya tentang kenikmatan yang telah mereka nikmati di dunia.
Sekilas Surat At-Takasur
Surat ke-102 ini terdiri dari 8 ayat dan termasuk surat Makkiyah, diturunkan setelah Surat Al-Kausar. Namanya berarti bermegah-megahan, diambil dari ayat pertama.
Pokok isi Surat At-Takasur
- Keinginan bermegah-megahan dalam urusan dunia melalaikan manusia sampai ia masuk ke liang kubur.
- Manusia baru menyadari kesalahannya setelah kematian datang.
- Mereka pasti akan melihat neraka Jahim, lalu ditanya tentang nikmat yang dibanggakannya.
Hubungan dengan Surat Al-Asr
At-Takasur menggambarkan orang yang disibukkan harta hingga lupa kepada Allah, lalu Al-Asr menerangkan bahwa manusia merugi kecuali yang beriman, beramal saleh, dan saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran.
Diringkas dari Mukadimah Al-Qur'an dan Terjemahannya, Kementerian Agama RI.
اَلْهٰىكُمُ التَّكَاثُرُۙ
Alhākumut-takāṡur(u).
Berbangga-bangga dalam memperbanyak (dunia) telah melalaikanmu760
760) Maksudnya adalah bersaing memperbanyak anak, harta, pengikut, kemuliaan, dan sebagainya telah melalaikan manusia dari ketaatan kepada Allah Swt.
حَتّٰى زُرْتُمُ الْمَقَابِرَۗ
Ḥattā zurtumul-maqābir(a).
sampai kamu masuk ke dalam kubur.
كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُوْنَۙ
Kallā saufa ta‘lamūn(a).
Sekali-kali tidak! Kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu).
ثُمَّ كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُوْنَ
Ṡumma kallā saufa ta‘lamūn(a).
Sekali-kali tidak (jangan melakukan itu)! Kelak kamu akan mengetahui (akibatnya).
كَلَّا لَوْ تَعْلَمُوْنَ عِلْمَ الْيَقِيْنِۗ
Kallā lau ta‘lamūna ‘ilmal-yaqīn(i).
Sekali-kali tidak (jangan melakukan itu)! Sekiranya kamu mengetahui dengan pasti, (niscaya kamu tidak akan melakukannya).
لَتَرَوُنَّ الْجَحِيْمَۙ
Latarawunnal-jaḥīm(a).
Pasti kamu benar-benar akan melihat (neraka) Jahim.
ثُمَّ لَتَرَوُنَّهَا عَيْنَ الْيَقِيْنِۙ
Ṡumma latarawunnahā ‘ainal-yaqīn(i).
Kemudian, kamu pasti benar-benar akan melihatnya dengan ainulyakin.
ثُمَّ لَتُسْـَٔلُنَّ يَوْمَىِٕذٍ عَنِ النَّعِيْمِ ࣖ
Ṡumma latus'alunna yauma'iżin ‘anin-na‘īm(i).
Kemudian, kamu pasti benar-benar akan ditanya pada hari itu tentang kenikmatan (yang megah di dunia itu).
Teks Arab, Latin, terjemahan, dan tafsir bersumber dari Kementerian Agama RI, dengan transliterasi mengikuti SKB Menteri Agama dan Menteri P dan K 1987 serta ejaan KBBI.