فَمَا لَهُمْ عَنِ التَّذْكِرَةِ مُعْرِضِيْنَۙ
Famā lahum ‘anit-tażkirati mu‘riḍīn(a).
Lalu, mengapa mereka (orang-orang kafir) berpaling dari peringatan (Allah)
فَمَا لَهُمْ عَنِ التَّذْكِرَةِ مُعْرِضِيْنَۙ
Famā lahum ‘anit-tażkirati mu‘riḍīn(a).
Lalu, mengapa mereka (orang-orang kafir) berpaling dari peringatan (Allah)
49-51.Konsekuensi yang akan dialami di akhirat sudah mereka ketahui, maka ayat ini mengecam para pendurhaka tersebut. Lalu mengapa mereka orang-orang kafir, berpaling dari peringatan Allah yakni Al-Qur’an dan juga tuntunan yang disampaikan Rasulullah, seakan-akan mereka keledai liar yang lari terkejut, lari dari singa.
Pada ayat ini, dalam nada cercaan, Allah bertanya, “Mengapa orang-orang kafir itu berpaling dari peringatan-Ku?” Maksudnya adalah kenapa orang-orang Mekah dan orang-orang seperti mereka menentang kebenaran Al-Qur’an yang telah memberikan peringatan-peringatan begitu hebat dan dahsyat kepada mereka?
Cara berpaling dari Allah (dari Al-Qur’an itu) ada dua macam, yaitu: pertama, bersifat keras kepala dan sama sekali tidak mengakuinya (mengingkarinya); kedua, meninggalkan amal perbuatan yang disuruh-Nya. Demikian pendapat Muqātil, salah seorang tabi‘in.
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI · Daftar tafsir 114 surat
Untuk membaca keseluruhan 56 ayat, kunjungi halaman utama Surat Al-Muddassir lengkap dengan teks Arab, Latin, terjemahan, dan audio murottal tanpa iklan.