اَلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَكَانُوْا يَتَّقُوْنَۗ
Al-lażīna āmanū wa kānū yattaqūn(a).
(Mereka adalah) orang-orang yang beriman dan selalu bertakwa.
اَلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَكَانُوْا يَتَّقُوْنَۗ
Al-lażīna āmanū wa kānū yattaqūn(a).
(Mereka adalah) orang-orang yang beriman dan selalu bertakwa.
Wali-wali Allah yang disebut pada ayat sebelumnya, yaitu orang-orang yang beriman tanpa ada sedikit pun keraguan dan senantiasa bertakwa, yakni selalu mengerjakan amal saleh sehingga mereka terhindar dari azab Allah.
Allah menjelaskan siapa yang dimaksud dengan wali-wali Allah yang berbahagia itu dan apa sebabnya mereka demikian. Penjelasan yang didapat dalam ayat ini menunjukkan bahwa wali itu ialah orang-orang yang beriman dan bertakwa. Dimaksud beriman di sini ialah orang yang beriman kepada Allah, kepada malaikat-Nya, kepada kitab-kitab-Nya, kepada rasul-rasul-Nya, kepada hari akhir, segala kejadian yang baik dan yang buruk semuanya dari Allah, serta melaksanakan apa yang seharusnya dilakukan oleh orang-orang yang beriman. Sedang yang dimaksud dengan bertakwa ialah memelihara diri dari segala tindakan yang bertentangan dengan hukum-hukum Allah, baik hukum-hukum Allah yang mengatur tata alam semesta, ataupun hukum syara’ yang mengatur tata hidup manusia di dunia (lihat tafsir Surah al-Anfāl/8: 10).
Sumber: Tafsir Kementerian Agama RI · Daftar tafsir 114 surat
Untuk membaca keseluruhan 109 ayat, kunjungi halaman utama Surat Yunus lengkap dengan teks Arab, Latin, terjemahan, dan audio murottal tanpa iklan.